11 Tahun Berkarya, Tabloid Cermin Didorong Menasional

0
Pemimpin Redaksi Tabloid Cermin Badrun Nuri menyerahkan figura "11 tahun Tabloid Cermin Berkarya" kepada Sekretaris PWM Jateng Wahyudi dalam acara Lauching TabloidCermin.Com, Sabtu (27/10/2018) malam. Foto: M. Arifin.

TabloidCermin.Com – Tahun 2018, Tabloid Cermin milik Pimpinan Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah berusia 11 tahun, sejak terbit pertama pada 2007 silam. Di usia yang telah melewati satu dekade tersebut, Tabloid Cermin terus eksis menjadi sumber rujukan Warga Muhammadiyah di Jawa Tengah.

Di usia yang masih terbilang remaja ini, Tabloid Cermin juga masih konsisten menyajikan informasi-informasi penting terkait Muhammadiyah Jawa Tengah. Bahkan, Tabloid Cermin kini mulai merambah ke dunia digital, dengan dibuatnya portal online tabloidcermin.com.

Tabloidcermin.com mulai memproduksi informasi sejak awal Oktober 2018. Namun, baru diresmikan dan Dilaunching Sabtu (27/10/2018) lalu, bersamaan dengan diskusi politik Teras Singosari di Halaman Gedung Dakwah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah. Launching tabloidcermin.com ditandai dengan penyerahan Figura “11 Tahun Cermin Berkarya” oleh Pemimpin Redaksi Tabloid Cermin Badrun Nuri kepada Wakil Sekretaris PWM Jateng Wahyudi. Selanjutnya Badrun Nuri memaparkan profil tabloidcermin.com di hadapan peserta diskusi, yaitu Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyyah (PDNA) Jawa Tengah.

Pemimpin Redaksi Tabloid Cermin Badrun Nuri memaparkan profil tabloidcermin.com.

Wahyudi sangat mengapresiasi dan mensupport Tabloid Cermin. Dia berharap, ke depan, Tabloid Cermin semakin progresif.

“Ada dua media online milik Muhammadiyah. Tabloid Cermin.Com dan milikya Majelis Pustaka dan Informasi (MPI). Saya kira kedua-duanya harus ada koordinasi,” ucap Wahyudi dalam sambutannya.

Menurut Wahyudi, Tabloid Cermin, baik yang versi online maupun cetak, harus menyajikan data yang valid. Tabloid Cermin, lanjut Wahyudi, merupakan sumber data yang kemudian bisa dijadikan rujukan di berbagai daerah.

“Karena dijadikan sebuah rujukan, jika data-data yang disajikan Tabloid Cermin kemudian tidak valid, maka itu sangat membahayakan sebuah organisasi. Maka data harus dibuat valid,” tegasnya.

Selanjutnya, menurut Wahyudi, Tabloid Cermin harus memastikan bahwa informasi-informasi yang disajikan selalu baru. Lingkupnya tidak hanya di persyarikatan Muhammadiyah. Tetapi bisa ke lingkup keummatan dan kebangsaan agar kita tidak terkungkung dengan wacana-wacana Muhammadiyah.

“Kita dapat melebar kewacana-wacana ke ummatan dan kebangsaan,” tuturnya.
Tabloid Cermin juga perlu memiliki target agar bisa mandiri dan terus berkembang, terutama sasaran pembaca.

“Tablaoid Cermin dapat merambah ke tingkat nasional, tidak hanya fokus di tingkat Jawa Tengah. Saya kira perlu ada pembicaraan serius terkait sistem pengelolaan cermin, dan yang terpenting lagi mengenai pengelolaan, manejemen. Banyak sekali media cetak bangkrut karena ada kesalahan dalam sistem menejemennya,” ujarnya.

“Maka dari itu, menejemen Tabloid Cermin harus di tata dengan baik. Kalau tidak dikhawatirkan bisa jadi tidak terbit dan lain sebagainya,” tambahnya.

Reporter : Fauqi
Editor : M. Arifin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here