Tafsir Tegaskan PWM Jateng Bukan Oposan Parpol

0
Ketua PWM Jawa Tengah Tafsir. Foto: Istimewa

TabloidCermin.Com, Semarang – Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Tafsir meminta kepada kader muda Muhammadiyah agar pro aktif dalam setiap Pesta Demokrasi, baik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Pemilihan Legislatif (Pileg) hingga Pemilihan Presiden (Pilpres).

“Kader Muhammadiyah harus jadi pemain dan jangan hanya jadi penonton. Saya mendorong kader muda Muhammadiyah yang punya potensi untuk tampil, baik jadi Kepala Daerah maupun anggota legislatif,” ucap, Tafsirnya disela acara Pesantren Kebangsaan Angkatan Muda Muhammadiyah di Hotel Siliwangi, Semarang, Selasa (8/1/2019).

Bagi Muhammadiyah, lanjut Tafsir, ruang-ruang publik, baik legislatif maupun eksekutif harus diisi kader Muhammadiyah, karena hal tersebut bagian dari dakwah di jalur politik.

“Kita (Muhammadiyah, red) kritis dan kooperatif. Ada kebijakan tidak sesuai, kita kritisi. Kooperatif, kita harus bekerjasama dengan semuanya, termasuk dengan pemerintah,” ucapnya.

Lebih lanjut menurut Tafsir, meski dirinya mendorong kader-kader Muhammadiyah untuk tampil dipanggung politik bukan berarti PWM berpolitik praktis. PWM dikatakannya bukan oposan parpol tertentu.

“Secara kelembagaan kita tetap netral, namun kader secara individu boleh menentukan pilihanya masing-masing,” ungkapnya.

Tafsir juga menghimbau kepada seluruh Pengurus Muhammadiyah dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammdiyah di semua level dan seluruh warga Muhammadiyah untuk menyukseskan gelaran Pemilu 2019 dengan tidak menjadi Golongan Putih (Golput). Meski begitu, Tafsir mengingatkan agar kader tidak berlebihan dalam menyikapi Pilpres 2019.

”Di tahun politik ini, jangan berlebihan membenci Pak Jokowi, siapa tahu beliau yang jadi Presiden, juga jangan berlebihan mencintai Pak Prabowo, karena tidak ada yang menjamin beliau jadi Presiden. Sikapi Pilpres secara wajar dan proporsional,” pintanya.

Kegiatan pesantren kebangsaan digelar selama dua hari, mulai Senin-Selasa (7-8/1/2019). Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta berasal dari utusan Bidang Majelis Pendidikan Kader (MPK) Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Se-Jawa Tengah, Pengurus Pemuda Daerah Muhammadiyah (PPDM) Se-Jawa Tengah dan Ortom Tingkat Provinsi Jawa Tengah di bawah naungan Muhammadiyah. []

Reporter : Badrun Nuri
Editor : M. Arifin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here