Sajak-Sajak Cinta Cakpin Sanglong

0

AKU DI SINI

Aku di sini
di sana masa silam
kemarilah
jangan ke sana
karena engkau masa depan

Engkau di sini
di sana masa kelam
mendekatlah
jangan jauh
karena aku tak ingin jatuh

Aku di sini
Engkau di sini
Tenang di hati
Menari di jari
Abadi dalam denyut dan puisi

Semarang 2018

HUJANKU

Hujan ku reda
Meronda rindu
Merenda duka
binasa.

Hujan ku reda
Meronda wajahmu
Menebas luka
tiada.

Hujan ku reda
Hujan ku redam
Rindu ku tanam
Tumbuh wajahmu
Bergentayangan.

Semarang 2018

REKAT

Aku ingin menjadi detik bagi waktu
yang tak berhenti berdetak
berirama langkah kaki
ke mana kau menuju.

Aku ingin menjadi nadi bagi tangan
yang tak berhenti berdenyut
berirama degub jantung
di mana kau bernaung.

Aku ingin engkau
ke mana atau di mana
asal menjadi tanah
bagimu tempat melangkah
atau rumah-rumah
bagimu tempat istirah.

Semarang 2018

Cakpin Sanglong, Pecinta Ngopi dan Puisi, Pegiat Sastra di Gubug Aksara Sumenep tinggal di Semarang. Penulis dapat dijeguk di @pinsanglong.

Note: Redaksi tabloidcermin.com menerima kiriman naskah sastra cerpen atau puisi untuk dimuat di rubrik sastra tabloidcermin.com setiap Hari Minggu. Khusus kiriman puisi dibatasi minimal tiga naskah puisi dengan syarat puisi belum pernah tayang di media cetak atau media online lain. Karya sastra dapat dikirim melalui email: onlinecermin@gmail.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here