Sukseskan Pemilu 2019, 50 Ormas di Semarang Deklarasikan Tiga Komitmen

0

TabloidCermin.Com, Semarang – Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Mewujudkan Pemilu 2019 Yang Aman dan Damai Sebagai Perwujudan Demokrasi Pancasila” di Hotel Aston Semarang Jl. M.T Haryono belum lama ini. Diskusi menghasilkan tiga komitmen yang kemudian dideklarasikan bersama usai diskusi.

Pertama, berkomitmen mewujudkan pemilu 2019 berkualitas umum, jujur, adil, bersih, dan bermartabat.

Kedua, mendukung pemilu 2019 yang aman tertib tanpa hoaks, tanpa politik sara, dan politik uang.

Ketiga, mewujudkan keharmonisan bermasyarakat dalam politik ekonomi, sosial, dan budaya, baik sebelum atau sesudah pemilu 2019. Mereka sadar deklarasi tersebut didengar oleh semua, tetapi juga disaksikan Tuhan Yang Maha Esa.

Ketua FKSB Kota Semarang AM Jumai mengatakan, suksesnya pemilu harus didukung tiga kekuatan besar yaitu kekuatan masyarakat selaku pemilih, kekuatan peserta politik selaku peserta pemilu, dan ketiga kekuatan penyelenggara pemilu.

Pembina FKSB Semarang Arnaz menyatakan, pembangunan di Kota Semarang akan berjalan berkat dukungan ormas-ormas yang ada. Menurutnya, pemilu damai adalah wujud pemilu yang bersih tanpa hoaks, karena berita bohong bisa menghancurkan suatu negara.

“Kita berharap para pelaku politik untuk mengedepankan politik yang santun dan beretika dengan begitu diharapkan akan menjadi pendidikan politik yang baik bagi masyarakat Kota Semarang ini,” katanya.

Walikota Semarang dalam sabutan yang dibacakan pejabat kesbangpol berharap ormas-ormas di Kota Semarang berperan dalam ruang-ruang pembangunan yang belum terjangkau pemerintah. Dikatakan, Semarang membutuhkan banyak tangan untuk menjadikan Kota Semarang menjadi hebat. Salah satu peran penting adalah menjaga persatuan dan kesatuan dalam kemajemukan dan keanekaragaman di Semarang. Keharmonisannya serta kondusifitas dalam pemilu harus dijaga agar pemilu dapat berjalan damai dan aman.

“Saya sangat berharap pada pelaksanaan Pemilu nanti dapat berjalan aman, tanpa konflik. Beda pendapat itu wajar, bahkan untuk sekedar pemikiran dan apa yang kita rasakan saja sudah berbeda. Karenanya kita harus menghargai juga menghormati perbedaan yang ada,” katanya.

Untuk diketahui, FGD dan deklarasi bersama diikuti sebanyak 200 peserta. Termasuk perwakilan dari Walikota Semarang, Pasi Intel  Kodim 0733 BS Semarang, Kasat Bimas Polrestabes Semarang, Ketua KPU Jateng, dan Ketua Bawaslu Jateng. Selain itu, Ketua MUI Jateng Prof Dr Ahmad Rofiq , Ketua PC NU Kota Semarang KH Anasom serta Pimpinan Ormas dan LSM Kota Semarang hadir dalam acara tersebut. Ada 50 Ormas dan LSM yang hadir dan ikut deklarasi bersama. Nara sumber FGD adalah Prof Dr Ahmad Rofiq, Fajar Saka dan Dr Amir Mahmud. []

Reporter : Badrun Nuri
Editor : M. Arifin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here