Sajak-Sajak Cakpin Sanglong (3)

0
Sajak-Sajak Erika Agustina. Ilustrasi: Istimewa.

SEPASANG WAKTU

Fajar tiba, dengan senyum tulus, kau menyambut. Kita bersua lagi di ujung senja. Dengan wajah muram, tanpa peluk, tanpa wicara.

Kita adalah sepasang waktu. Engkau siang yang riang. Yang dituju para rupawan. Aku malam yang kelam. Yang meronda pelukmu dalam angan.

Semarang, Januari 2019

ANUGERAH

Sajak cinta hanya pelipur untuk rindu yang malumalu. Sajak rindu hanya pengisi waktu untuk temu yang raguragu,

dengan wajah teduh, mata indah, senyum merekah, denganmu penerima anugerah semua itu

: kekasih!

Semarang, Januari 2019

TIBATIBA

Tibatiba saling dingin, padahal tak ada angin, entah saling benci atau justru saling rindu.

Tibatiba saling tiada, padahal hujan sudah reda, entah saling ragu atau justru saling tunggu.

Tibatiba saling, ah, rupanya kita pernah sebercanda itu.

Semarang, Januari 2019

SETABAHTABAH CINTA

Selemahlemah mencintai hanya menabur benih harapan setelah senantiasa memanjatkan doadoa di segala tempat dan keadaan.

Namun, itu setabahtabahnya cinta, kekasih!

Semarang, Januari 2019

Cakpin Sanglong  ,  Pecinta Ngopi dan Puisi,   Pegiat Sastra di Gubug Aksara Sumenep tinggal di Semarang. Penulis dapat dijeguk di @pinsanglong.

Catatan:  Redaksi tabloidcermin.com menerima kiriman naskah sastra cerpen atau puisi untuk Dibayar di rubrik sastra tabloidcermin.com setiap Hari Minggu. Khusus kiriman puisi percakapan minimal tiga naskah puisi dengan persyaratan puisi belum pernah tayang di media cetak atau media online lain-lain. Karya sastra dapat dikirim melalui email: onlinecermin@gmail.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here