Bupati Tegal: IPM Harus Cetak Generasi Anti Hoax

0

TabloidCermin.Com, Tegal – Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) diyakini sebagai wadah evaluasi dan ajang bertukar pikiran, berbagi pengalaman serta bermuhasabah tentang kinerja organisasi ke depan.

“Dari IPM harus mampu mencetak generasi baik, generasi milenial yang anti hoax, anti fitnah yang berpedoman pada Pancasila,” kata Bupati Tegal Umi Azizah saat membuka acara Musyawarah Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Jawa Tengah XXIII di Pendopo Amangkurat, Jumat (1/3/2019) pagi.

Umi Azizah mengatakan, fenomena revolusi industri 4.0 telah merubah mindset serta pola pikir masyarakat. Terutamanya generasi milenial yang menjadi eksponensial, sangat terbuka,yang berhadapan dengan generasi kolonial atau pribadi yang masih berpikiran linier.

Untuk itu, lanjut Umi, perlu adanya perubahan dengan mencetak kader-kader dan generasi yang berpendidikan, yang selalu berbuat baik, berbicara baik, berpikiran positif dan berakhlakul karimah.

“Saya meyakini Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi islam terbesar cukup berhasil dalam mendisrupsi diri, mewujudkan amal usahanya disegala bidang kehidupan. Hal ini tentunya, tidak terlepas dari pola kader IPM ini,” terang Umi.

Agar dapat menjadi generasi yang baik,bupati berpesan agar IPM menanamkan mindset sukses, menanamkan motivasi berprestasi serta selalu mematuhi proses belajar. “Di era milenial sekarang ini, yang keren bukanlah anak muda yang banyak gaya, tetapi anak muda yang mempunyai karya,” ucapnya.

Sementara Ketua IPM Jawa Tengah Ahmad Basyirudin mengatakan, Musywil IPM menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi antar pelajar Muhammadiyah Jawa Tengah yang akan menghasilkan karya nyata.

“Harapannya bukan hanya menggantikan nahkoda lama, tetapi memunculkan ide dan gagasan baru dari pelajar IPM yang terpelajar,” tuturnya. []

Reporter: Riza
Editor : M. Arif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here