Pemilu 2019, PP Muhammadiyah Instruksikan Persyarikatan Jaga Netralitas

0
Surat Intruksi PP Muhammadiyah untuk warga persyarikatan agar menjadi netralitas di Pemilu 2019. Foto: tabloidcermin.com.

TabloidCermin.Com – Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengeluarkan surat instruksi untuk jajaran persyarikatan Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Surat bernomor 02/INS/I.0/E/2019 itu berisi instruksi agar jajaran persyarikatan tetap menjaga netralitas Muhammadiyah.

Dalam surat tersebut dinyatakan, warga Muhammadiyah tidak apatis, melainkan menjadi pemilih aktif, cerdas, dewasa, bertanggung jawab dan berbekal keilmuan guna menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Sejalan dengan prinsip Muhammadiyah yang tidak berpolitik praktis, maka PP Muhammadiyah memberikan beberapa instruksi:

Pertama, memedomani kepribadian, khittah dan kebijakan PP Muhammadiyah dalam menghadapi tahun politik 2019 untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta pemilihan Anggota Legislatif.

Kedua, menjaga netralitas institusi Persyarikatan dan Amal Usaha Muhammadiyah termasuk Perguruan Tinggi dan kantor-kantor Muhammadiyah dari segala bentuk kampanye dan dukung mendukung terhadap pasangan calon dan kontestan manapun atau kegiatan politik praktis lainnya dalam kaitan Pemilu 2019.

Ketiga, menjaga kekompakan, kesamaan, keutuhan dan persatuan diseluruh lingkungan Muhammadiyah sebagai hal yang sangat penting dan berharga yang menjadi kekuatan gerakan selama ini.

Keempat, selama anggota, kader dan personal pimpinan di lingkungan Persyarikatan maupun Amal Usaha serta segenap institusi lainnya tetap memelihara persaudaraan, toleransi atau tasammuh, Saling memahami dan lapang hati dalam menghadapi situasi politik serta perbedaan pilihan politik dengan landasan nilai-nilai luhur ajaran Islam dan prinsip-prinsip gerakan Muhammadiyah.

Kelima, senantiasa menjaga marwah dan prinsip gerakan Muhammadiyah dalam berbagai aspeknya serta janganlah karena urusan politik 2019 membuat terganggu keutuhan, persatuan dan kebersamaan sesama keluarga besar persyarikatan.

Keenam, menjaga keberadaan Muhammadiyah dan lingkungan sekitar tetap kondusif menuju pelaksanaan pemilu yang demokratis, aman, damai, taat asas serta keutuhan bangsa dan negara.

Surat intruksi tertanggal 15 Maret 2019 tersebut ditandatangani Ketua Umum Haedar Nashir dan Sekretaris Agung Danarto. []

Reporter: Ilyas
Editor : M. Arif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here