Sajak-Sajak Desi FS

0
Desi FS, Kelas X AKL 1, SMK Muhammadiyah Bligo Pekalongan. Foto: dok. pribadi.

AIR MATA IBU

Sosok manusia lembut berhati tangguh
Dialah Ibu, Ibu yang menyayangi kita
Yang mencintai kita, yang selalu ada untuk kita
Dialah Ibu, yang rela memberikan nyawanya
Hanya untuk menyelamatkan kita

Namun, apakah yang kita lakukan untuknya?
Apa yang kita korbankan untuknya?
Itu tak sebanding dengan pengornanannya
Ibu rela tidak makan agar kita
Bisa makan terlebih dahulu
Ibu rela merasakan sakit agar kita
Bisa melihat dunia

Tapi sekarang…
Apa yang kita perbuat padanya?
Hanya bisa menyakiti relung hatinya
Berapa luka yang kita goreskan dihatinya?
Dan Ibu tetap sabar dan selalu sayang

Jadi, sayangilah Ibumu
Patuh dan berbaktilah
Balas jasa Ibu dengan prestasi
Dengan kesuksesan yang kita raih
Hingga membuatnya tersenyum bangga

Pekalongan, 2019

INGAT KAMU

Mengapa saat ini harus teringat padamu?
Menggugah rasa rindu yang telah layu
Aku teringat masa dulu yang menyenangkan
Tapi, sekarang sungguh menyesakkan

Rindu itu…
Mengungkit kepedihan saat kepergianmu
Kepedihan kehilangan dirimu
Yang entah kapan kan bertemu

Bukannya aku kecewa, aku hanya menyesal
Aku selalu membuatmu marah dan gelisah
Aku berharap sesuatu yang mustahil
Aku berharap kau kembali

Rindu kini hanya sebatas angan sepi
Yang selalu terpendam
Dan muncul dihati terdalam
Menyisakan ingatan kelam

Pekalongan, 2019

BELAJAR DARI KARANG

Walaupun ombak menghantam karang
Namun karang tetap kokoh
Hingga beribu kalipun
Karang tak akan hanyut terbawa

Dan aku belajar dari karang
Walaupun berjuta kali
Masalah menghadang
Aku takkan menyerah dan menghilang

Karena karang sangat tau ia diciptakan
Untuk menghadang dan diterjang ombak
Dan akupun mengerti kodrat manusia
Bukan untuk berfoya-foya
Tapi untuk menghadapi sejuta rintangan hidup

Tuha Maha Adil
Tuhan takkan memberikan ujian
Diluar kemampuan makhluk-Nya
Dan Tuhan tau seberapa kemampuan kita

Pekalongan, 2019

Desi FS,  Siswa Kelas X AKL 1, SMK Muhammadiyah Bligo Pekalongan

Note: Redaksi tabloidcermin.com menerima kiriman naskah sastra cerpen atau puisi untuk ditayangkan di rubrik sastra tabloidcermin.com setiap Hari Minggu. Khusus kiriman puisi minimal tiga naskah puisi dengan syarat puisi belum pernah tayang di media cetak atau media online lain-lain. Sertakan foto dan data diri, karya sastra dapat dikirim melalui WhatsApp : 082188967969

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here