Sajak-Sajak Aliffiani Nur

0
Aliffiani Nur Puji Hastuti

PUTUS HARAPAN

Langkah ku semakin lemah
Kakiku melangkah tanpa arah
Menyusuri keras kehidupan dunia
Yang berisikan harapan semata.

Mencari sang pemilik hati
Menanti yang tak pasti
Hanya beribu ucapan janji
Yang tanpaku sadari
Kini, Ku telah tersakiti.

Biarlah semua hanyut dalam pikiran
Biarlah semua jadi kenangan
Aku tak mampu terus bertahan
Sedang waktu terus berlarian
Membuktikan kerasnya kehidupan.

Pekalongan, 2019

CINTA

Cinta,
Berisi pengorbanan
Yang hanya berdasar ucapan
Hanya mengenal kenyamanan
Tak memikirkan akhir sebuah hubungan

Cinta,
Terucap beribu kata juga rayuan
Memikat hati para wanita
Perhatian dan kemesraan
Menempel manis merangkai cerita

Cinta,
Tak mengenal batasan usia
Menyatukan seakan tak terpisahkan
Ungkapan hati para lelaki
Yang menghantui hasrat dan hati
Terbayang-bayang, terlintas di pikiran
Mengukirkan sebuah kenangan
Berakhir luka dan kesedihan.

Pekalongan, 2019

PETANI

Pagi yang cerah, kau datang ke sawah
Membawa cangkul dan sebotol minuman
Panas terik matahari menyelimuti
Tak mengenal lelah di hati

Menginjakan kaki di lumpur tanah
Tanpa rasa keluh dan kesah
Ditemani kicauan burung
Yang bersayut-sayut dalam kurung

Engkau rela bekerja
Untuk menghidupi keluarga
Mengharap tanpa imbalan
Atas semua pengorbanan

Pekalongan, 2019

Aliffiani Nur Puji Hastuti, Siswa X TKJ 3 SMK Muhammadiyah Bligo Pekalongan

Note: Redaksi tabloidcermin.com menerima kiriman naskah sastra cerpen atau puisi untuk ditayangkan di rubrik sastra tabloidcermin.com setiap Hari Minggu. Khusus kiriman puisi minimal tiga naskah puisi dengan syarat puisi belum pernah tayang di media cetak atau media online lain-lain. Sertakan foto santai dan data diri, karya sastra dapat dikirim melalui WhatsApp : 082188967969

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here