Sajak-Sajak Cinta Cakpin Sanglong

0
Cakpin Sanglong

SELAMAT TINGGAL

Selamat tinggal,
Selamat tinggal di ingatanku.

Selamat berbakti,
menjadi mata bagi lihatku
menjadi mulut bagi wicaraku
menjadi telinga bagi dengarku
menjadi tangan bagi raihku
menjadi kaki bagi langkahku.

Selamat jalan,
Selamat jalan menuju kalbu
Selamat tinggal,

Tunggal menjadi aku.

Semarang, 2019

JADILAH

Kemari, jadilah riak bagi gelombang pasang di pantai hatiku, jadilah debar bagi debur ombak di samudera jantungku, jadilah getar bagi getir jiwa, karena karammu dibajak waktu.

Semarang, 2019

PERSIS

Rindu itu nikmat: persis setelah berbuka bagi yang berpuasa, dengan wajah kekasih sebagai hidangannya.

Kekasih itu rahmat: persis setelah hujan bagi rerumputan, dengan senyummu sebagai sejuknya.

Engkau anugerah: persis setelah aku bagimu, dengan cinta sebagai titian keabadiannya.

Semarang, 2019

Cakpin Sanglong, Pecinta Ngopi dan Puisi, Pegiat Sastra di Gubug Aksara Sumenep tinggal di Semarang. Penulis dapat dijeguk di @pinsanglong.

Note: Redaksi tabloidcermin.com menerima kiriman naskah sastra cerpen atau puisi untuk ditayangkan di rubrik sastra tabloidcermin.com setiap Hari Minggu. Khusus kiriman puisi minimal tiga naskah puisi dengan syarat puisi belum pernah tayang di media cetak atau media online lain-lain. Sertakan foto santai dan data diri, karya sastra dapat dikirim melalui WhatsApp : 082188967969

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here