Sajak-Sajak Fara Aprilia

0
Fara Aprilia

YANG TAK TERBALAS

Sajak sajak yang berbaris rapi di buku ini
Mengingatkan ku pada mu
Kau yang kukuh dengan pendirian
Tak pernah membalas rasa yang ku beri
Katamu cinta tak butuh alasan
Nyatanya kau membutuhkan alasan tuk mencintai

Kasih,
Aku tak sekuat itu menerjang egomu
Aku tak mampu menembus hatimu
Kenyataan ini bagai luka mendalam
Tidak tahu kah kau,
Aku selalu memujamu dalam diam

Semuanya seperti hujan yang tak pernah menyalahkan awan
Begitu pula denganku
Tak pernah menyalahkan rasa ini
Tak menyalahkan kau yang tak kunjung membalas
Karena rasa ku tulus

Kasih
Aku marah,terisak
Namun aku tak dapat banyak berbuat
Semuanya mengalir dengan sendirinya
Entah menjadi nyata, atau kisah semu belaka

Pekalangan, 2019

MELODI HUJAN

Hujan,
Rintik mu mengawali pagi yang indah
Tawamu yang khas mengalun iringi langkah
Bersama mu, membuatku syukur atas setiap yang ku dapat
Derap langkah kita yang seiring nan cepat
Menerjang hujan yang kian deras beraturan

Pagi ini
Aku menyukai nya, dimana kita bisa melepas tawa kita
Saling menggenggam, di antara hujan kita saling bungkam memandang
Tak kusangka, mimpi menjadi nyata
Kasih dan hujan yang menemaniku
Tak lantas mengurangi syukur pada pencipta
Kisah kita yang sebenarnya dimulai
Dengan cinta dan sendu
Tentang aku, dan kau yang menjadi satu.

Pekalongan, 2019

SENDU

Di jalan ini
Kala awal kita berjumpa, dan saling menyapa
Kala kita berusaha tuk samakan derap langkah
Kala kita saling genggam tangan mencari kehangatan

Lambat laun, bisik daun pada bambu tengah hutan sadarkan kita
Kita bukan seiring namun menggiring
Genggaman tangan tak sedalam dinginnya malam
Kita mulai sadari langkah yang tak lagi sama
Aku tak pada jalankanmu
Kau tak pada jalanku
Langkah sendu bawaku pada kenyataan pilu
Dunia bukan di tangan pilihan,namun digenggam oleh kenyataan

Di jalan ini,
Kembali kita menatap netra sendu satu sama lainnya
Pelukan hangat tuk terakhir kalinya
Kita berpaling pada realita
Kau pada duniamu
Aku pada duniaku
Meski aku tahu
Separuh duniaku, terperangkap dalam jiwamu.

Pekalongan, 2019

Fara Aprilia, siswi Kelas X jurusan TKJ 4 SMK Muhammadiyah Bligo

Note: Redaksi tabloidcermin.com menerima kiriman naskah sastra cerpen atau puisi untuk ditayangkan di rubrik sastra tabloidcermin.com setiap Hari Minggu. Khusus kiriman puisi minimal tiga naskah puisi dengan syarat puisi belum pernah tayang di media cetak atau media online lain-lain. Sertakan foto santai dan data diri, karya sastra dapat dikirim melalui WhatsApp : 082188967969

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here