Sajak-Sajak Diyah Mulayani Safitri

0
Diyah Mulayani Safitri, Siswa Kelas 10 TKJ SMK Muhammadiyah Bligo Pekalongan. Foto: dok. pribadi.

KUTITIPKAN RINDU

Ku titipkan rinduku
Pada angin malam
Yang membawaku dalam kelam

Ku titipkan rinduku
Lewat rintik hujan
Yang membawaku dalam kenangan masa silam

Ku titipkan rinduku
Lewat senja yang membawaku
Dalam keindahan sesaat

Tapi,
Semua rindu yang kutitipkan
Tak jua tersampaikan
Akhirnya kutitipkan saja rinduku dalam doa
Biarlah sang kuasa yang menyampaikan.

Pekalongan, 20 Maret 2019

CINTA ITU KEJAM

Cinta itu kejam
Datang begitu saja
Dan pergi begitu saja
Tapi jika waktunya tepat
Itu akan tinggal

Kita hanya perlu menunggu
Tapi beberapa dari kita
Sudah menyerah
Karna itu hanya tidak pernah datang

Datang diwaktu yang tidak tepat
Juga pergi diwaktu yang salah
Itu hal yang paling menyakitkan
Karna sudah berharap malah dijatuhkan

Pekalongan, 20 Maret 2019

SERBUK CAHAYA

Ketika kau tutup jendela itu
Perasaanku mulai redup
Ketika kau tutup jendela itu
Ku akan tetap menunggu

Ketika kau buka jendela itu
Rasa hati ini mulai redup
Ketika kau buka jendela itu
Ku ingin bersamamu

Serbuk cahaya yang datang dari awan
Menghampirimu
Membentuk bayang
Yang membuatku tenang melihatmu

Pekalongan, 20 Maret 2019

Diyah Mulayani Safitri, Siswa Kelas 10 TKJ SMK Muhammadiyah Bligo Pekalongan

Note: Redaksi tabloidcermin.com menerima kiriman naskah sastra cerpen atau puisi untuk ditayangkan di rubrik sastra tabloidcermin.com setiap Hari Minggu. Khusus kiriman puisi minimal tiga naskah puisi dengan syarat puisi belum pernah tayang di media cetak atau media online lain-lain. Sertakan foto santai dan data diri, karya sastra dapat dikirim melalui WhatsApp : 08218896796

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here