Sajak-Sajak Dyah Kusumaningrum Pratiwi

0
Dyah Kusumaningrum Pratiwi

SENJA

Menghadirkan semburat matahari
Menghadirkan warna orange yang berseri
Menghadirkan keindahan tanpa henti

Waktu raja siang mulai pamit untuk kembali keperaduannya
Waktu raja siang mulai berganti posisi menjadi ratu malam

Dimana langit yang mulai menyapa bulan
Bintang yang mulai berhamburan
Dan angin hangat yang Menerpa

Semua itu merupakan hasil karya pencipta
Tanpa menghilangkan pesona senja
Ingin ku menyaksikannya sampai kelamnya malam yang tersisa

Pekalongan, 2019

PANTAI

Semilir angin nan sejuk
Kupejamkan mataku ditepi pantai
Kudengar kicauan burung bersautan
Deburan ombak bergelombang
Saling ngejar menjadi yang terdepan

Teriknya matahari begitu terasa diatas kepala
Memandang luasnya lautan
Kutemukan keong keong kecil yang lucu
Bersama sama untuk menghias pantai ini

Pekalongan, 2019

HUJAN

Mengingatkan diriku tentang kenangan
Kenangan tentang kehadirannya
Kehadirannya yang tiba-tiba entah
Kemana

Pergi tanpa pamit
Pergi tanpa ucapan
Dan pergi tanpa ragu

Hujan..
Kau tau aku merindukannya
Sangat amat merindukannya
Maka dari itu,

Lewat rintikanmu
Lewat tetesanmu
Dan lewat genanganmu
Sampaikanlah rasa rindu ini untuknya
Yang entah dimana keberadaannya

Pekalongan, 2019

Dyah Kusumaningrum Pratiwi, Siswi TKJ SMK Muhammadiyah Bligo Pekalongan

Note: Redaksi tabloidcermin.com menerima kiriman naskah sastra cerpen atau puisi untuk ditayangkan di rubrik sastra tabloidcermin.com setiap Hari Minggu. Khusus kiriman puisi minimal tiga naskah puisi dengan syarat puisi belum pernah tayang di media cetak atau media online lain-lain. Sertakan foto santai dan data diri, karya sastra dapat dikirim melalui WhatsApp : 08218896796

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here