Jagung, Sumber Minyak dan Potensi Wisata Dukuh Klantung Kendal

0
Ketua LHKP PWM Jawa Tengah, Khafid Sirotudin.

Oleh Khafid Sirotudin*

TabloidCermin.Com – Waktu menunjukkan 10.15 WIB ketika kami tiba di Dukuh Klantung Desa Sojomerto Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal. Sebelah selatan berbatasan dengan wilayah hutan KPH Kendal dan dukuh Cipluk Lor Desa Kalices Kecamatan Patean.

Sojomerto dan Cipluk merupakan desa-desa penghasil jagung. Beruntung sekarang infrastruktur jalan desa beton sudah baik dan sangat menunjang mobilitas warga dan mendukung sarana transportasi untuk mengangkut jagung dan hasil pertanian lain ke pasar di kota. Kami ingat ketika 5-10 tahun yang lalu jalan desa menuju Klantung masih jalan berbatu makadam, cukup buruk dan sulit dilalui kendaraan bermotor.

Komoditas jagung banyak dijual ke pedagang besar di Truko Kecamatan Kangkung dan Weleri. Sebagian lainnya ada yang langsung dibeli pedagang setempat dan disetorkan ke pabrik pakan ternak di Semarang, Demak dan Grobogan. Kami belum mendapatkan data luas areal dan produksi rata-rata per hektar maupun produksi keseluruhan lahan jagung disini.

Harga jagung saat ini Rp 3.900-4.100/kg di tingkat petani. Tergantung tingkat kekeringan/kadar air, tingkat butir patah dan kualitas tampilan/warna.

“Alhamdulillah saged damel nyangoni putu lan nyambung urip (alhamdulillah bisa untuk memberi uang jajan cucu dan menyambung hidup),” kata mbah Soeratman (71 th) yang kami temui sedang duduk santai di sisi alat berat buldozer yang libur untuk menormalisasi Daerah Aliran Sungai Sojomerto. Sebuah ungkapan yang tulus, apa adanya, dari seorang warga desa.

Bersyukur siang ini kami bisa silaturahmi dan berbagi bersama warga Klantung. Turut mendampingi kami dua pemuda warga setempat anggota blackman suporter Persik Kendal, pak RT, emak-emak dan mbah-mbah, mas Kiswanto penjaga sumur minyak tua Suminyak.

Juga mas Kasmani dan 8 orang tim relawan MDMC-SKS yang sudah melakukan fogging 230-an rumah sejak pagi jam 06.00 di seluruh dukuh Klantung. Kami pun sempatkan sowan ke rumah pak Kades Sojomerto di Klantung namun tidak ketemu beliau, karena sedang pengajian di tetangga desa.

Sumber Minyak dan Potensi Wisata

Potensi lain Dukuh Klantung yakni adanya sumur minyak tua peninggalan Belanda. 10 tahun yang lalu pernah ada rencana dari pemda Kendal untuk mengaktifkan kembali sumber minyak ini denga menggandeng investor. Namun hingga sekarang tidak terdengar lagi kelanjutannya.

Setelah tim fogging selesai packing peralatan dan perlengkapan, kami dan rombongan mampir sejenak di rumah pak RT setempat. Sekedar melepas lelah, minum banyu kendi yang segar, dan mendengar masukan secara langsung dari warga.

Masih ada dua PR yang disampaikan warga ke kami untuk Klantung dan Sojomerto yaitu bagaimana mengatasi banjir di saat musim penghujan (akibat sedimentasi sungai yang parah dan hutan yg gundul di daerah atas DAS), juga pembangunan jembatan yang ambrol diterjang banjir beberapa waktu lalu yang meghubungkan Desa Sojomerto Kecamatan Gemuh dengan desa-desa lain di Kecamatan Patean Kabupaten Kendal.

Dusun Klantung desa Sojomerto sungguh memiliki potensi besar untuk bisa dikembangkan menjadi Desa Wisata berbasis Agro (Agrowisata). Ada kawasan hutan jati yang luas, ada embung, ada sumur minyak tua, juga lahan pertanian (ladang dan sawah) yang luas.

Semoga pak Kades dan perangkatnya, pemuda desa dan emak-emak, Pemerintah Daerah dan Wakil Rakyat mereka (2019-2024) mampu bersinergi untuk memajukan desa serta memakmurkan warga desa Sojomerto dan sekitarnya. Adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan. Bukan sekedar bualan dan janji-janji manis belaka di saat kampanye pilkada dan pemilu. Wallahu’alam. []

* Ketua LHKP PWM Jawa Tengah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here