Giatkan Literasi, SMP Darul Ihsan Sragen Terbitkan Dua Buku Karya Santri

0

TabloidCermin.Com, Sragen – Ratusan santri Sekolah Menengah Pertama (SMP) Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen (Dimsa) mengikuti launching dua buku antologi puisi, Sabtu (6/4/2019). Dua buku tersebut tak lain merupakan hasil karya santri SMP Darul Ihsan.

Waka Kesiswaan Indah Purnawati mewakili kepala dalam sambutannya mengatakan, pihak sekolah sangat mengapresiasi karya-karya santri yang luar biasa. Pasalnya, para santri yang baru kelas VIII sudah berani menulis dan menerbitkan buku karyanya sendiri.

“Saya sangat kagum, baru membaca beberapa puisi di dalam buku ini, saya merasa bangga ternyata murid-murid saya pandai menulis,” katanya.

Udik Riyanto, selaku penyusun naskah dan sekaligus yang memprakarsai komunitas Gubuk Literasi Dimsa mengatakan, ada dua antologi puisi karya santri telah terbit kembali. Antologi berjudul “Momentum Rasa” karya siswa kelas 8 dan “Nuansa Waktu Hening” yang ditulis sebanyak 413 santri dari kelas 7 sampai 9. Dalam buku “Momentum Rasa” terdapat 135 judul puisi yang ditulis oleh 131 santri kelas 8. Dalam antologi puisi “Nuansa Waktu Hening” terdapat 5 jilid buku yang diterbitkan.

“Dua buku ini adalah buku antologi puisi yang kedua dan ketiga karya santri yang diwadahi di komunitas Gubuk Literasi Dimsa. Buku-buku ini akan kami bagikan pula kepada Perpustakaan Daerah Kabupaten Sragen sebagai bentuk kontribusi sekolah kami menyemarakkan Sragen Kota Literasi,” paparnya.

Udik menambahkan, dalam waktu dekat buku lain berupa cerpen juga akan segera terbit. “Insyaa Allah, pada bulan April ini kami juga akan melaunching-kan 4 judul buku kumpulan cerpen karya santri kelas 9,” tambahnya.

Launching buku mengahdirkan pegiat literasi di Sragen Nurul Fathonah, LC. sebagai pengisi motivasi menulis kepada para santri. Selain diisi dengan motivasi menulis, kegiatan launching tersebut diisi pula dengan pembacaan puisi oleh Della Agustin dan penampilan pantomim yang dimainkan oleh ananda Azmi dan Ali Latif.

Selain launching buku dan penampilan, para santri juga memamerkan karya seni berupa lukisan yang dilukis di telenan yang biasa dipakai para ibu-ibu di dapur. Acara ditutup dengan hiburan gitar akustik. []

Reporter : Fawaid
Editor : M. Arif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here