Cilik Cilik Jago Pantomim, Siswa SD ‘Aisyiyah Slawi Sabet Juara di FLS2N Dikbudcam

0
Sekolah Dasar (SD) Aisyiyah Slawi berhasil menyabet juara III Pantomim dalam ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat UPTD Dikbudcam Slawi, Sabtu (6/4/2019). Foto: SD 'Aisyiyah Slawi doc.

TabloidCermin.Com, Slawi – Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat UPTD Dikbudcam Slawi digelar, Sabtu (6/4/2019) lalu. Siswa Sekolah Dasar (SD) Aisyiyah Slawi berhasil menyabet juara III Pantomim dalam ajang tersebut. Dia adalah Panji Bagus Panuntun, siswa yang saat ini masih duduku di bangku kelas 3 SD Aisyiyah Slawi.

Guru pendamping Atiq Dhuyufurrahma menuturkan, selama persiapan lomba Panji merupakan siswa yang ulet dan rajin berlatih. Apa yang didapatkannya merupakan hasil dari kerja kerasnya.

Panji mengaku senang dengan prestasi yang berhasil diraihnya. Prestasi tersebut dia persembahkan secara khusus kepada ibunya yang senantiasa mendampingi saat latihan.

Pantomim Tumbuhkan Rasa Percaya Diri

Menurut Seniman yang juga pendidik di Kabupaten Tasikmalaya Nurdin Efiss, Pantomim merupakan seni kecerdasan mengolah gerak, bahasa tubuh, dan pengungkapan emosi. “Terlebih bagi anak-anak bisa menumbuhkan rasa percaya diri dan kepekaan rasa,” terang Nurdin Efiss.

Nurdin menjelaskan, dalam pantomim kekuatan imajiner sangat penting. Bagi anak-anak, imajinasi merupakan dunianya, sehingga mereka akan mudah untuk mempelajarinya. “Dunia anak-anak itu tanpa disadari mulai terkikis oleh modernisasi. Sekarang, anak secara tidak sadar dipaksa untuk mengimajinasikan apa yang ditonton dan didengar yang kesemuanya itu dipilihkan media,” tuturnya.

Lebih lanjut Nurdin menjelaskan, imajinasi menjadi modal awal menciptakan motivasi, inovasi, dan kreasi. Imajinasi dan rasa adalah unsur yang paling bermanfaat dalam seni pantomim selain unsur gerak, pengolahan emosi, dan bahasa tubuh. “Pantomim dapat melatih rasa percaya diri, kepekaan rasa dan membentuk mental serta karakter,” tuturnya.

Ia menambahkan, manfaat mempelajari pantomim juga sebagai media bagi anak agar bisa mengetahui sebab-akibat dari sebuah tindakan. Anak-anak akan mengamati, merasakan, dan mempelajari setiap geraknya. Berusaha menghadirkan sesuatu yang tidak ada dan dirasakannya.[]

Reporter : Fawaid
Editor : M. Arif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here