AIS Muhammadiyah Semarang Paparakan Peta Persebaran Cabang dan Ranting Muhammadiyah di Jateng

0
Akademi Statistika (AIS) Muhammadiyah Semarang memaparkan angka-angka statistik Cabang dan Ranting Muhammadiyah di Jawa Tengah dalam Rapat Kordinasi Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah di Kampus Universitas Muhammadiyah Semarang, Minggu (21/4/2019). Foto: Istimewa.

TabloidCermin.Com, Semarang – Direktur Akademi Statistika (AIS) Muhammadiyah Dra Wellie Sulistidjanti M. Sc memaparkan angka-angka statistik Cabang dan Ranting Muhammadiyah di Jawa Tengah. Dari sisi kuantitas, Cabang dan Ranting Muhammadiyah di Jawa Tengah terdapat di 8374 Desa/Kelurahan dan 573 Kecamatan. Sementara jumlah Ranting Muhammadiyah se Jawa Tengah tedapat 4171. Adapun jumlah Cabang Muhammadiyah terdapat 569.

“Artinya masih banyak Desa/Kelurahan yang belum berdiri Ranting Muhammadiyah di Jawa Tengah,” kata Wellie dalam Rapat Kordinasi Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah di Kampus Universitas Muhammadiyah Semarang, Minggu (21/4/2019).

Wellie menjelaskan, kondisi Cabang dan Ranting Muhammadiyah di Jawa Tengah cukup beragam. Terdapat jumlah Cabang dan Ranting Muhammadiyah yang relevan dan bahkan melebihi jumlah Kecamatan dan Desa/Kelurahan setempat. Misalnya di Kabupaten Karanganyar, ada 177 Desa. Sementara jumlah Ranting Muhammadiyah ada 336.

“Hampir setiap dusun ada PRM,” imbuhnya.

Wellie juga menjelaskan Karesidenan Banyumas, yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, dan Cilacap. Jumlah Cabang dan Ranting hampir mendekati sempurna. Karena jumlah ranting mendekati jumlah desa yang ada dengan rata-rata persentase 65%.

Selain itu, Willie menambahkan, terdapat angka yang tidak relevan antara jumlah Desa dan Ranting Muhammadiyah. Misalnya Kabupaten Semarang yang memiliki 235 namun jumlah Ranting Muhammadiyah hanya 57 Ranting. Begitu pula di Kabupaten Pati. Dari 406 Desa/Kelurahan di Pati Ranting Muhammadiyah hanya 52 ranting.

Data-data di atas, lanjut Wellie, diperoleh dari survei Mahasiswa AIS Muhammadiyah dengan terjun langsung ke lapangan. “Data ini disusun bukan untuk membedakan kuantitas Pimpinan Cabang dan Ranting Muhammadiyah di Jawa Tengah. Tapi untuk disajikan ke LPCR PWM Jateng sebagai bahan referensi,” paparnya. []

Reporter : Fawaid
Editor : M. Arif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here