Santri MBS Wonopringgo Akan Dikawal Melanjutkan Study ke Timur Tengah

0
Muhammadiyah Boarding Scholl (MBS) Tahfidz Qur'an Wonopringgo Kabupaten Pekalongan mewisuda 10 Santri, Minggu (5/5/2019). Foto: Istimewa.

TabloidCermin.Com, Pekalongan – Pendalaman ilmu agama dengan beragam metode dan program terus dilakukan oleh Muhammadiyah Boarding Scholl (MBS) Tahfidz Qur’an Wonopringgo Kabupaten Pekalongan. Hal ini dilakukan dalam rangka menyiapkan generasi Ulama Muhammadiyah yang benar-benar siap di masa depan.

Pengasuh MBS Tahfidz Qur’an Wonopringgo Syaifurrahman mengatakan, pihaknya akan mengarahkan santri agar bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Termasuk akan mengarahkan santri untuk melanjutkan memperdalam ilmu agama ke negara Timur Tengah seperti Mesir, Madinah, dan Sudan.

“Syaratnya belajar dengan serius dan berdo’a. Tanpa test, nanti saya link kan dan kawal,” kata Syaifur pada acara Wisuda Santri di kompleks Pondok Pesantren, Minggu (5/5/2019).

Melalui MBS Tahfidz Qur’an, lanjut Syaifur, dirinya akan serius melahirkan generasi ulama untuk mempersiapkan calon penggati estafet pimpinan Muhammadiyah kelak. Bagi Syaifur, upaya ini merupakan amanah dari Muhammadiyah dalam garapan pondok pesantren.

Syaifur menambahkan, melalui Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah (LP2M), Muhammadiyah sedang menggenjot managerial pondok pesantren, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. “Kini sudah ada 250 ponpes Muhammadiyah di Indonesia,” tutupnya.

Pada wisuda 2019 MBS Tahfidz Qur’an Wonopringgo mewisuda 10 santri yang terdiri dari 8 santriwan dan 2 santriwati. Para alumnus tingkat SMP tersebut melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya di pondok pesantren lain dan sebagian di lembaga pendidikan formal.

Selain acara wisuda dilaksanakan juga pengajian umum dengan menghadirkan pengasuh Pondok Pesantren Modern Tazakka Bandar, Kabupaten Batang, sebagai penceramah. []

Reporter: Fawaid
Editor: M. Arif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here