Harkitnas, Simak 5 Maknanya Bagi Ketum DPD IMM Jateng

0
Ketua DPD IMM Jawa Tengah Badrun Nuri. Foto: tabloidcermin.com

TabloidCermin.Com, Semarang – Kebangkitan Nasional adalah periode paruh pertama abad ke-20, di mana, Rakyat Indonesia mulai menumbuhkan rasa kesadaran nasional sebagai “orang Indonesia”.

Kebangkitan Nasional ditandai dengan dua peristiwa penting yaitu berdirinya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 dan ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.

Baca juga: Wasekret PWM Jateng: Pengajian Adalah Ruh Muhammadiyah

Sejak 1959, Pemerintah Indonesia melalui Keppres No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959 telah menetapkan tanggal 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas).

Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah Badrun Nuri mengatakan, Harkitnas hendaknya menjadi renungan dan refleksi bersama, terutama bagi kader-kader IMM Jawa Tengah.

Bagi Badrun, merefleksikan Harkitnas untuk saat ini paling tidak meliputi lima hal penting.

Pertama, menjadikan Hari Kebangkitan Nasional sebagai momentum positif.

Kedua, Harkitnas sebagai langkah untuk bangkit dari ketertinggalan dan kejumudan berpikir dengan cara memperkaya khazanah intelektual dan tentu menerapkan dalam alam pikir dan nyata. Bijaksana dalam pikir dan sikap.

Baca juga: Safari Ramadhan PCPM Doro, Gerakan Rutin Perkuat Kader

Ketiga, Harkitnas sebagai restart untuk senantiasa selalu ada dan menebar manfaat terhadap masyarakat luas.

Keempat, Harkitnas sebagai momentum untuk hadir sebagai agen pencerahan di tengah hiruk pikuk dinamika kebangsaan.

Kelima, Harkitnas sebagai ajang untuk kita agar menjadi teladan di masyarakat. []

Reporter: Miftah
Editor: M. Arif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here