Lazismu Fasilitasi Akses Pemudik Penyandang Disabilitas, 195 Orang Dapat Kado Ramadhan

0

TabloidCermin.Com, Jakarta – Didukung YBM PLN melalui progran MudikMu Aman, Lazismu menargetkan 80 titik posko mudik di Pulau Jawa pada musim lebaran tahun ini. Lazismu ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi para mudik. Termasuk bagi pemudik pernyandang disabilitas yang tak dapat dipungkiri mengalami kendala saat mudik.

Seorang penyandang disabilitas Catur Sigit Nugroho menceritakan pengalamannya saat mudik. Ia kesulitan saat berada dalam kendaraan sehingga merasa tak nyaman. Akses ke tolilet pun sulit jika waktunya rehat sejenak selama dalam perjalanan.

“Saya mengakui mudik bagi penyandang disabilitas membutuhkan biaya yang tinggi. Hal ini bukan karena sesuatu yang lain, tapi memang karena keterbatasan fisik,” kata Sigit yang juga Koordinator Mudik Ramah Anak dan Disabilitas (MRAD) di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta (30/5/2019).

Sigit menambahkan perlu kesabaran ekstra sama seperti pemudik umum lainnya. Maka hal yang wajar jika penyandang disabilitas mendapat perlakuan yang khusus dari pemerintah dalam setiap moda transportasi, jelasnya.

Sigit mengatakan tahun lalu saja kami membawa toilet portabel untuk memudahkan akses dalam perjalanan selama mudik. “Tahun ini juga kami membawa toilet yang sama yang tentu saja sudah ditambahkan kekurangannya belajar dari mudik tahun lalu,” bebernya.

Dari sisi kesehataan penyandang disabilitas ini juga mendapat layanan kesehatan dari Pelkesi yang dipimpin dr. Luisa A. Langi dari UKI. Menurutnya mudik harus sehat, karena itu semua layanan kesehatan ini diberikan gratis.

Hal senada disampaikan Ira Manulang selaku Direktur Esekutif Pelkesi yang fokus pada kelompok disabilitas. “Mereka tak perlu rasa malu untuk memanfaatkan layanan yang sama dengan pasien umum lainnya. Apalagi kami mendorong di 4 kabupeten utnuk rumnah sakit ramah disabilitas,” katanya.

Pelepasan MRAD

Direktur Fundraising dan Kerjasama Lazismu Rizaludin Kurniawan menilai, sejak tahun lalu Lazismu memfasilitasi mudik penyandang disabilitas. Mereka memerlukan akses yang berbeda cara penanganannya.

“untuk mewujudkan mudik aman Lazismu menyediakan akses untuk penyandang disabilitas yang bekerjasama dengan Yayasan Baitul Maal PLN (YBM PLN) dan Kementerian Sosial dan pihak ASDP.

Sebelum pelepasan, Lazismu memberikan bantuan Kado Ramadhan untuk penyandang disabilitas. Sebanyak 195 penyandang disabilitas dilepas dengan menggunakan kendaraan berupa mobil akses dan toilet portabel yang diberi nama Mobil Ramah Anak dan Disabilitas (MRAD).

Tujuan melayani mereka bagi Lazismu agar kelompok disabilitas dapat menikmati mudik yang aman dan nyaman. Menurut Rizal, sosialisasi dan advokasi bersama ini langkah nyata bagi pemenuhan hak dan akses kelompok disabilitas sesuai undang-undnag yang harus diimplementasikan.

Sementara Deputi Direktur YBM PLN Salman Alfarisi mengatakan, pihaknya menyambut baik program ini. Semoga dapat terus terjalin kerjasama antar lembaga filantropi agar memberikan manfaat yang luas kepada masyarakat. Kami berharap teman-teman disablitas dapat perlindungan dengan nyaman. []

Reporter: Fawaid/ Nazhori
Editor: M. Arif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here