Ketua PCM Doro Minta Kades Kalimojosari Segera Selesaikan Administrasi Tanah Muhammadiyah

0
Kepala Desa Mojosari Sahirul Alim. Foto: Istimewa.

TabloidCermin.Com, Pekalongan – Enam tahun berlalu, tukar guling tanah antara Desa Kalimojosari, Doro, Kabupaten Pekalongan dan salah satu Muwaqif Muhammadiyah tak kunjung selesai. Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan Syafruddin meminta Kepala Desa Kalimojosari agar segera menyelesaikan permasalahan tanah yang berkaitan dengan Muhammadiyah.

Baca juga: Kata Ketua PCM Doro, AMM Harus Sering ‘Dijewer’

Syafruddin mengatakan, kesepakan tukar guling tanah antara tanah milik Desa Kalimojosari dengan tanah milik salah satu muwaqif Muhammadiyah telah terjadi pada tahun 2013 yang diinisiasi melalui Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kalimojosari. Bengkok Desa yang di atasnya terdapat gedung SMK Muhammadiyah Doro ditukar dengan salah satu tanah Muhammadiyah.

Kedua belah pihak yakni Muhammadiyah dan Desa Mojosari, kata Syafruddin, telah sama-sama menikmati hasil dari tanah masing-masing. Muhammadiyah telah menggunakan sebagian tanah tersebut untuk bangunan SMK Muhammadiyah Doro. Begitupun Desa Kalimojosari telah menikmati panen dari tanah Muhammadiyah.

“Karena kekurangan lahan seluas 1,6 Hektar tanah bengkok kami pakai untuk SMK Muhammadiyah Doro dan sudah kami ganti dengan tanah Muhammadiyah di tempat lain,” jelas Syafruddin.

Baca juga: Non Muslim Diperbolehkan Hadiri Halal Bihalal Umat Islam Pasca Lebaran

Saat ini, kata Syafruddin, proses pengurusan tanah tinggal administrasi saja. Namun, karena administrasi belum selesai Muhammadiyah mengalami kendala menggunakan tanah tersebut untuk keperluan yang lain.

“Kami terkendala administrasi kepemilikan tanah dalam ngurus bantuan misalnya,” ujar Syafruddin.

Untuk itu, Syafruddin meminta agar Kepala Desa Kalimojosari segera menyelesaikan masalah tersebut.

Menanggapi itu, Kepala Desa Kalimojosari Sahirul Alim berjanji akan menyelesaikan persoalan tanah Muhammadiyah yang ditukar guling dengan tanah Desa Mojosari.

“Kami dari Pemerintah Desa akan memfasilitasi status tanah Muhammadiyah. Insyaallah nggih,” ucap Alim. []

Reporter: Badrun
Editor: M. Arif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here