Siapakah Rektor Perdana UMPP? Ini Jawaban Ketua Tim Pendiri

0
Launching Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) di Aula STIKES Muhammadiyah Pekalongan Jalan Ambokambang No 8 Pekalongan, Sabtu (29/6/2019). Foto: Miftah.

TabloidCermin.Com, Pekalongan – Rektor Universitas Muhammadiyah Pekalongan Pekajangan (UMPP) menjadi tanda tanya sebagian pihak menyusul diresmikannya universitas baru tersebut, Sabtu (29/6/2019).

Ketua Lembaga Pengembangan STIKES Pekajangan Arifin mengatakan, pemilihan rektor UMPP tidak sebagaimana pada umumnya. Untuk tahap perdana, kata Arifin, rektor ditunjuk langsung oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Baca juga: Pemkab Berharap Berdirinya UMPP Naikkan Marwah Pekalongan

Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan memilih satu dari sejumlah nama yang telah diusulkan oleh tim dari UMPP. Ada empat nama yang diusulkan. Dari empat nama itu, satu di antaranya akan ditunjuk menjadi rektor perdana UMPP. Sedangkan tiga lainnya akan menjadi wakil rektor.

Meski demikian, Arifin tidak membeberkan nama-nama yang telah diusulkan tersebut. “Yang jelas, nama-nama itu diambil dari semua institusi (Stikes, Stie, dan Politeknik, Red) atas dasar kesepahaman bersama,” ujar lelaki yang menjadi Ketua Tim Pendirian UMPP ini.

Yang jelas, kata Arifin, penentuan rektor saat ini masih dalam proses pengusulan. Dalam waktu dekat keputusan itu diperkirakan sudah turun. “Insyallah bulan ini (Juli) sudah turun,” katanya.

Baca juga: Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Ceritakan Alasan Berdirinya UM Pekajangan Pekalongan

Dengan begitu, UMPP sudah bisa melangkah dengan pasti karena rektor dan wakil rektornya sudah ada. “Untuk tahap pertama tentu saja konsolidasi dan penyamaan persepsi mengenai menjemen UMPP sehingga punya semangat yang sama. Setelah itu baru bisa melangkah ke yang lain,” ujar Arifin.

UMPP resmi berdiri berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kemenristek Dikti No. 314/kpp/1/2019 Tentang Ijin Penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Pekajangan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (Stie) Pekalongan dan Politeknik Pekalongan. Untuk langkah awal, UMPP hadir dengan tiga fakultas dan menyediakan 14 layanan program studi untuk calon mahasiswa.

Peresmian UMPP berlangsung di Aula Stikes Pekajangan Jalan Ambokambang No 8 Pekalongan dengan dihadiri segenap keluarga besar Muhammadiyah Pekalongan dan Jawa Tengah. Hadir juga Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Licolin Arsyad, Sekda Kabupaten Pekalongan mewakili Bupati Pekalongan Ahmad Rosyidi, Sekjend Dikti Ainun Naim, Komisi 10 Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia Marlina Irwanti, dan pejabat dari Kepala Lembaga Perguruan Tinggi Jawa Tengah membacakan SK UMPP.

Baca juga: Karangan Bunga Penuhi Acara Launching Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Grand Launching UMPP di Aula Stikes Pekajangan berlangsung meriah dengan sajian beragam acara. Dimulai dari launching, pemasangan bendera, pelepasan jas almamater lama dan pemakaian jaz almamater baru, pemutaran profil UMPP, hingga menyanyikan Mars UMPP. Acara ditutup dengan menyanyikan lagu Syukur.

Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Lincolin Arsyad mengatakan proses penggabungan dari Stikes Muhammadiyah Pekajangan, STIE Muhammadiyah Pekalongan dan Politeknik Muhammadiyah Pekalongan menjadi UMPP melalui proses yang sangat panjang dan berdarah-darah. Dari itu, sudah semestinya masyarakat mensyukuri atas meleburnya ketiga Kampus tersebut menjadi UMPP.

“Setelah sekian lama, sekarang kita bisa menikmati meleburnya tiga kampus Muhammadiyah di Pekalongan menjadi UMPP,” ujar Lincolin saat memberikan sambutan.

Proses penggabungan Perguruan Tinggi, lanjut Lincolin, merupakan program Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, disamping itu juga merupakan program pemerintah. Sehingga secara tidak langsung Muhammadiyah membantu memudahkan pekerjaan pemerintah.

“Kampus di Indonesia sangat banyak sehingga pemerintah mempunyai program penggabungan dan kebetulan sama dengan Muhammadiyah,” katanya.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan Ahmad Rosyidi Mewakili Bupati Pekalongan mengucapkan selamat atas terbitnya SK Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP). Menurutnya, hadirnya UMPP akan meningkatkan marwah Kabupaten Pekalongan.

“Sudah barang tentu UMPP membuat grid Pekalongan naik, semoga membawa pengaruh bagi masyarakat dan mampu menurunkan angka kemiskinan,” kata Rosyidi saat menyampaikan sambutan dalam acara Grand Launching UMPP di Aula Stikes Muhammadiyah Pekajangan, Sabtu, (29/6/2019). []

Reporter: Miftah
Editor: M. Arif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here