LazisMu Kabupaten Tegal Bedah Rumah Warga Tuna Netra Sebatangkara

0

TabloidCermin.Com, Kramat – Lembaga Zakat, Infaq, dan Sodaqoh Muhammadiyah (LazisMu) Kabupaten Tegal membedah Maud, salah satu warga yang tinggal di Desa Kemuning RT 3/RW 2, Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Senin-Ahad, (24-30/6/2019). Rumau lelaki yang akrab disapa bapak Maud tersebut dibedah lantaran kondisinya yang sudah sangat memprihatinkan. Ditambah kehidupannya yang sebatangkara dengan kondisi kedua matanya yang sudah tidak dapat melihat.

Kepala Pelaksana Harian LazisMu Kabupaten Tegal Aliq Qurbani menuturkan, awalnya pihaknya mendapat laporan salah satu petugas kesehatan dari RSI Mitra Siaga. Kemudian Tim LazisMu langsung survey ke lokasi rumah yang bersangkutan. Tak lama kemudian, pihak LazizMu memutuskan untuk memperbaiki rumah tersebut.

“Bedah rumah selesai dalam waktu satu minggu,” katanya.

Selanjutnya, dilakukan serah terima melalui LazisMu kepada Kepala Desa Kemuning Supratman pada senin, (1/7/2019). Serah terima disaksikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tegal, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Perangkat Desa Kemuning, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kramat 2, Komunitas Warga Tegal (KWT), Koramil, serta warga di lingkungan RT 3.

Kepala Desa Kemuning Supratman mengucapkan terimakasih kepada semua pihak terutama LazisMu yang sudah membantu warganya.

“Kami mewakili pemerintahan Desa Kemuning mengucapkan terimakasih atas sumbangsih LazisMu kepada warga di lingkungan Desa Kemuning”. tutur Supratman.

PCM Keramat 2 Ali Rosyidi berharap dengan bedah tersebut mudah-mudahan bisa muncul simpatisan-simpatisan baru Muhammadiyah. Sebab di Desa Kemuning sendiri belum ada Ranting Muhammadiyah.

“Semoga ini menjadi jalan Muhammadiyah untuk terus berdakwah di pelosok desa,” katanya.

Ketua PDM Kabuaten Tegal Moh Ridho menambahkan, dalam menjalankan program, LazisMu membutuhkan mitra kerja seperti MDMC, LPB, serta mitra-mitra lainnya. Sebab dengan bermitra semuanya akan berjalan dengan maksimal.

“Muhammadiyah selalu memberi dan membantu siapa saja tanpa melihat siapa yang dibantu, jika ia membutuhkan bantuan maka kita bantu segera. Sesuai dengan semboyan LazisMu yakni “Memberi untuk negeri”, hal ini jelas sesuai dengan teologi surat Al-Maun yang di terapkan KH. Ahmad Dahlan,” katanya.

Reporter: Riza A. Novanto
Editor: M. Arif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here