Mengembirakan Dakwah, Memajukan Pekalongan

0
Dr. Fahrudin Eko Hardiyanto, M.Pd. Foto: Dok. Pribadi

Sumbangan Pemikiran Musyda Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan 2019

Oleh Dr. Fahrudin Eko Hardiyanto, M.Pd.

TabloidCermin.Com – Minggu, 28 Juli 2019, masyarakat Kabupaten Pekalongan punya gawe dengan digelarnya perhelatan Musyawarah Daerah (Musyda) Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan Periode Muktamar Ke-17. Mengapa menjadi gawenya masyarakat Kabupaten Pekalongan?

Pertama, Pemuda Muhammadiyah adalah bagian integral tak terpisahkan dari masyarakat Kabupaten Pekalongan itu sendiri. Pemuda memegang peranan yang penting dan strategis dalam ikut membangun masyarakat pada segmennya. Membina kaum muda untuk menjadi aset bangsa.

Baca juga: Melihat Rohingya, Yaman dan Myanmar dari Kacamata Qurban untuk Kemanusiaan

Kedua, Pemuda Muhammadiyah di Kabupaten Pekalongan yang tersebar di 17 cabang/tingkat kecamatan terus bergerak mengabdi, berdakwah, dan bersosialisasi secara cerdas dan aktif dalam tugas-tugas pembangunan masyarakat. Dengan keragaman aksi berbeda yang dilakukan, baik yang bersifat dakwah, membangun kewirausahaan dan etos entrepreneur, seni dan olah raga, gerakan sosial yang humanis, maupun membangun gerakan kesadaran nalar intelektual di kalangan kaum muda, Pemuda Muhammadiyah terus mengabdikan diri dan berkontribusi di tengah-tengah dinamika kehidupan masyarakat. Inilah tema dan agenda besar menggembirakan dakwah dan memajukan Kabupaten Pekalongan.

Menggembirakan dakwah maknanya adalah menggelar aksi amar maruf nahi munkar dengan cara terbaik untuk melahirkan masyarakat dengan tatanan yang baik. Dakwah yang menggembirakan ummat, mencerahkan peradaban, dan memberdayakan kehidupan. Dakwah dengan pendekatan santun, dakwah yang merengkung dan melindungi yang lemah, dakwah yang penuh visi profetik yakni sikap dakwah untuk mengajak bukan mengejek; mendidik bukan menghardik; merangkul bukan memukul, meneladani bukan sekadar menghakimi. Menggembirakan dakwah hingga menciptakan harmoni kehidupan ummat dan bangsa. Peran ini menjadi bagian dari fungsi Pemuda Muhammadiyah dalam ranah dakwah Islam penuh kerahmatan.

Agenda yang juga menjadi prioritas gerakan Pemuda Muhammadiyah adalah kontribusi untuk ikut memajukan daerah, memajukan Kabupaten Pekalongan. Kontribusi memang sesuatu yang kerapkali dipertanyakan. Apakah benar bahwa peran pemuda dalam satu masyarakat menjadi penting dan strategis? Bagaimana jika keberadaannya dinafikan? Digantikan dengan kalangan yang lain? Apa bentuk sumbangan nyata pemuda untuk membantu masyarakat dan warga?

Baca juga: Merenungi Lebih Dalam Trilogi Muhammadiyah bagi Pemuda

Dalam konteks ini, Pemuda Muhammadiyah secara kelembagaan dan personal tak punya banyak pilihan selain harus memperkuat kompetensi kepribadian dan keilmuannya. Dengan spirit Fastabiqul Khairat, berlomba-lomba untuk berbuat kebajikan. Sudah saatnya pula Pemuda Muhammadiyah keluar dari kotak kepentingan sempit dan keterkungkungan dalam organisasinya sendiri. Kepentingan dan medan dakwah yang lebih besar harus segera digarap. Masyarakat Kabupaten Pekalongan telah menunggumu, menanti kiprahmu, untuk membuktikan bahwa pemuda itu rame ing gawe sepi ing pamrih. Bekerja dan berdedikasi tanpa berharap pujian.

Kekuatan kader Pemuda Muhammadiyah dengan keragaman profesi dan pekerjaan diharapkan mampu menunjukkan kontribusi terbaik untuk mendukung kemajuan Kabupaten Pekalongan. Kunci sukses kontribusinya memang tak perlu berlebihan. Cukup dengan 3M yakni mulai dari yang kecil-kecil, mulai dari diri sendiri, dan mulailah sekarang juga. Jika para pemuda mampu menyumbang kontribusi dan perannya masing-masing sesuai potensi dan posisi, maka agenda untuk lebih memajukan Kabupaten Pekalongan adalah sebuah kenyataan yang tinggal dipetik hasilnya. Mampukah kaum muda (baca:Pemuda Muhammadiyah) mewujudkannya? Ini menjadi tugas semua kader.

Akhirnya, selamat ber-Musyda Ke-17 Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan. Semoga lebih bermakna. Jaga Pemuda Muhammadiyah. Jaga Kabupaten Pekalongan yang Kajen dan ramah. []

Dr. Fahrudin Eko Hardiyanto, M.Pd, Mantan Ketua PD. Pemuda Muhammadiyah Kab. Pekalongan, Dosen Tetap Universitas Pekalongan (Unikal) dan Penerima Anugrah Pemuda Pelopor Bidang Pendidikan Tingkat Kabupaten Pekalongan Tahun 2008 dan 2009.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here