Majalah “La Tansa” MA Muhammadiyah Kudus Juara 1 Nasional

0
MA Muhammadiyah Kudus Sabet Juara 1 Lomba Majalah Nasional.

TabloidCermin.Com, Kudus – Majalah “La Tansa” milik Madrasah Aliyah Muhammadiyah Kudus berhasil meraih prestasi di tingkat Nasional. Majala “La Tansa” berhasil meraih juara 1 dengan mendapatkan medali emas dalam ajang Olimpiade Ahmad Dahlan (Olympicad) VI 2019 yang di selanggarakan di UNIMUS Semarang pada 26 s/d 28 Oktober 2019 lalu.

Majalah La Tansa edisi ke XI berhasil meraih juara I yaitu mendapat Medali Emas Pertama. “Sungguh prestasi yang tidak disangka–sangka. Keberhasilan ini tidak semudah membalikkan telapak tangan, tapi kerja keras dan kerja tuntas dari team sangat lah berperan. Disamping itu presentasi dari Santriwan Kilau Aurum Aulia serata santriwati Rilia Marfuatim M yang sangat memukau dewan juri juga menjadi nilai tersendiri untuk majalah La Tansa,” kata Kepala Madrasah Aliyah Muhammadiyah Kudus Ustadz Oemar Teguh Sabda Laksana.

Ustadz Oemar mengaku bersyukur Majalah “La Tansa” edisi ke XI ini meraih prestasi yang membanggakan sekolah.

“Ketika lomba kami membawa 30 majalah, Alhamdulillah habis diminta sama sekolah-sekolah lain karena penasaran dengan majalah kami,” tuturnya.

Ustadz Umar menjelaskan, majalah sekolah ini dulunya dikelola ustadz- ustadz. Kemudian ketika santri sudah siap, pengelolaan majalah di serahkan sepenuhnya kepada mereka. Santri dibekali ilmu jurnalistik dari Radar Kudus, study banding ke Radar Kudus dan juga ke Suara Muhammadiyah di Yogyakarta.

“Sesuai dengan harapan dari Bpk Haedar Nashir majalah La Tansa ini sebagai media Informasi, komunikasi dan literasi yang mencerdaskan dan mencerahkan, maka majalah La Tansa berisi informasi seputar kegiatan madrasah baik akademik maupun non akademik, dan menjadi komunikasi antara madrasah dan civitas akademika di dalannya serta sebagai sarana leterasi santri MA Muhammadiyah Kudus,” paparnya.

Rilia Marfuatim dari redaksi “La Tansa mengatakan, pihaknya mulai latihan bulan oktober, sisa waktu 2 minggu untuk timnya mempersiapkan.

“Terkadang di antara kami ada yang tidak semangat. Kadang kalau saya sibuk, partner saya tidak, begitupun sebaliknya. Kami merasa waktu 2 minggu itu kurang, kami bikin slide aja tergesa-gesa mengejar waktu sebelum presentasi. Waktu hari H / lomba agak lucu, setelah lomba selesai ada seminar. Sebelum itu ada babak ke 2, kami mengirim file PDL, di dalam hati saya “kalau lolos Alhamdulillah”, pengumumannya ditempel, majalah La Tansa ada dibarisan kedua. Kata panitia, majalah La Tansa tidak masuk final, ya sudah kami mengikuti seminar. Waktu kami ikut seminar ada pengumuman lewat microfon kalau majalah La Tansa masuk final, Kami bersyukur dengan berucap , Alhamdulillah,” tutur Rilia Marfuatim.

Rilia mengatakan, waktu maju ke final harusnya optimis, tapi partnernya waktu itu masih pesimis dan sedikit rasa deg-deg an.

“Kami mendapat nomer urut 13, presentasi selesai perasaan kami ploong banget. Setelah selesai semuanya, juri keluar untuk menghitung hasilnya setelah beberapa menit kami menunggu, juri mengumumkan hasilnya. Dan alhamdulillah kami mendapat Medali Emas…ya Emas Pertama. Kami Juara 1. Awalnya gak percaya, tapi ini realita. Dibalik keberhasilan kami, teman -teman dan ustadz-ustadzahlah yang menjadikan kami terus semangat dan tetap optimis,” ujarnya.

Rilia berharap semoga torehan prestasi yang luar biasa ini diikuti dengan prestasi–prestasi lainnya sehingga Madrasah Aliyah Muhammadiyah lebih di kenal di masyarakat dan sesuai dengan visi madrasah yang Faqih dalam Ilmu, Mulia dalam Akhlaq dan Prima Dalam Prestasi. []

Reporter: Fawaid/Suly
Editor: M. Arif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here