Muhammadiyah Jateng Gelontorkan Dana Rp 2 Miliar untuk Banjir Jabodetabek

0

TabloidCermin.Com, Semarang – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah( PWM) Jawa Tengah bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Jawa Tengah dan Lembaga Amal Zakat Infaq Shodaqoh Muhammadiyah ( LazisMu) Jawa Tengah menyiapkan dana Rp2 miliar untuk membantu korban banjir di Bogor, Banten, Bekasi, dan sekitarnya.

Ketua PW Muhammadiyah Jawa Tengah Tafsir menyampaikan, sudah menjadi kultur bagi Muhammadiyah untuk selalu tanggap terhadap bencana yang terjadi. Muhammadiyah mempunyai prinsip jika sekarang terjadi bencana, maka sekarang juga berangkat. Begitu bencana terjadi, lanjut Tafsir, Muhammadiyah langsung mengambil sikap melakukan langkah–langkah kedaruratan.

“Ada relawan yang kita kirim secara mandiri oleh Muhammadiyah yang dikoordinir oleh MDMC Pimpinan Pusat Muhamamdiyah dengan pembagian tugas logistic dari MDMC dan pendanaan dari LazisMu,” ujar Tafsir dalam konfrensi pers di Resto Ayam Pakuan, Jl. Singosari Raya, Rabu (8/1/2010).

Selain itu, MDMC Jateng juga mengirimkan sejumlah 25 relawan yang direkrut oleh pemprov Jateng bersama seratus relawan lainnya. Mereka diberangkatkan oleh Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

“Muhammadiyah Jateng tidak hanya mengirimkan bantuan berupa SDM di lapangan dan Medis saja namun juga siap untuk mengirimkan dana 2 Milyar untuk membantu kebutuhan – kebutuhan para korban bencana di Jabodetabek,” jelas Tafsir.

Sementara itu, Ketua Bidang Tanggap Darurat MDMC Jateng Chairil Anwar menjelaskan, dana Rp2 milyar akan disalurkan dalam bentuk uang yang akan di aplikasikan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Meliputi daerah Bogor, Banten dan Bekasi. Untuk Wilayah tersebut , masing–masing disediakan 2000 paket sembako, 2000 school kid, dan merancang Wash (Water dan Sanitation).

“Untuk wilayah Bogor dan Banten jika sudah mendapatkan lokasi yang tepat akan kami buatkan Huntara (Hunian sementara) bagi warga yang rumahnya terbawa banjir dan tertimbun tanah longsor,” imbuhnya.

Chairil menambahkan, MDMC Jawa Tengah saat ini sudah mempunyai sebanyak 631 relawan yang sudah terlatih, 30 diantaranya sudah bersertifikasi di BNPB dan di Basarnas. Dengan itu, MDMC Jateng selalu siap membantu setiap daerah di Indoinesia yang sedang mengalami bencana.

“Untuk tanggap darurat dalam membantu bencana di Jabodetabek, saat ini dari hasil penghimpunan dana, LazisMu Jateng sudah mengumpulkan dana sebesar 900 juta dan masih dalam proses penggalangan dana untuk mencapai target 2 Milyar guna membantu korban bencana,” ungkap Wakil Ketua Badan Pelaksana LazisMu Jateng tersebut. []

Reporter: Isna
Editor: M. Arif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here