Korp Mubaligh Muda Kota Pekalongan Diharap Jadi Mesin Utama Dakwah Muhammadiyah

0
Muhammadiyah Kota Pekalongan mengadakan Musyawarah Pimpinan Daerah Muhammadiyah di Gedung Dikdasmen Kota Pekalongan, Minggu (2/2/2020). (Foto/Istimewa).

TabloidCermin.Com, Pekalongan – Korp Mubaligh Muda Muhammadiyah Kota Pekalongan diharapkan menjadi mesin utama Dakwah Muhammadiyah khususnya di Kota Pekalongan.

Hal itu disampaikan ketua PDM Kota Pekalongan Pasrum Affandi dalam Musyawarah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pekalongan di Gedung Dikdasmen Kota Pekalongan, Minggu (2/2/2020).

“Da’i-da’i muda yang millenial ini lebih mengedepankan media sebagai ajang dakwah, terutama dakwah komunitas,” kata Affandi.

Musyawarah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pekalongan dibuka Walikota Pekalongan M Saelany Machfudz. Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’thi hadir dalam acara tersebut.

Pasrum Affandi menjelaskankan, melalui forum tersebut akan dilakukan evaluasi kinerja kepengurusan selama tahun 2019 sehingga program dan kinerja pada tahun 2020 akan semakin baik.

“Kami akan semakin sinergi untuk membangun bersama masyarakat dan memberikan manfaat bagi bangsa dan negara, khususnya di Kota Pekalongan melalui sinergi yang baik dengan pemerintah,” ujar Affandi.

Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz berpesan kepada Mubaligh Muda Muhammadiyah agar selalu menyertakan pesan-pesan bahaya narkoba kepada masyarakat. Selain itu, Wali Kota berharap ada pesan kegotong-royongan masyarakat yang ia sadari akhir-akhir ini mulai luntur.

“Kami harap tidak hanya pemerintah yang melakukan upaya-upaya pencegahan narkoba. Jadi kami titip kepada para da’i muda ini agar menyisipkan tema bahaya narkoba dalam dakwahnya. Karena Kota Pekalongan ternyata angkanya masih tinggi dibandingkan daerah lainnya,” katanya.

Abdul Mu’thi yang menjadi keynote speaker mengingatkan agar Musypimda dapat menjadi momentum untuk merapatkan barisan dan mensinergikan gerakan-gerakan Muhammadiyah dengan masyarakat secara keseluruhan. Menurutnya, warga Muhammadiyah harus menjadi kelompok yang memberikan inspirasi dalam penyelesaian masalah di lingkungan terdekatnya.

“Itu kelebihan dari Muhammadiyah,” imbuhnya.

Selain itu, Abdul Mu’thi berpesan terkait peran serta Muhammadiyah dalam Pilkada di Kota Pekalongan yang akan digelar tahun ini. Menurutnya, Muhammadiyah dan kadernya sebagai bagian dari bangsa Indonesia harus turut mensukseskan Pilkada sebagai bagian proses politik yang sangat penting.

“Ukurannya apa, mereka harus menggunakan hak politiknya dengan bertanggung jawab. Menjadi warga negara yang aktif untuk bagaimana menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif,” ujar Mu’thi.

Mu’thi berharap kader Muhammadiyah hendaknya terlibat dalam proses-proses politik, seperti saat kampanye atau kegiatan-kegiatan politik lain agar mengikuti secara seksama.

“Kalau perlu, Muhammadiyah juga harus memberi masukan-masukan yang konstruktif agar Pilkada tidak hanya persoalan siapa memilih siapa. Tapi harus menjadikan Kota Pekalongan menjadi lebih baik di masa-masa mendatang,” tandasnya.

Terpisah, Divisi Media dan IT Korp Mubaligh Muda Muhammadiyah Aqiedz Syarofi mengatakan, selain pola dakwah yang sudah ada, pihaknya akan akan menggiatkan dakwah komunitas secara menggembirakan dan dakwah digital secara intensif. []

Reporter: Fawaid
Editor: M. Arif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here