Polda Jateng Koordinasi Strategi Pengamanan Muktamar Muhammadiyah 2020

0

TabloidCermin.Com, Semarang – Direktorat Intelkam Polda Jawa Tengah Yuda Gustawan beserta jajarannya melakukan kunjungan ke Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Senin (10/2/2020). Kunjungan dalam rangka koordinasi terkait Muktamar Muhammadiyah yang akan berlangsung di Universitas Muhammadiyah Surakarta pada 1-5 Juli 2020 mendatang.

Yuda mengatakan, pihak kepolisian akan membantu secara maksimal Muktamar Muhammadiyah 2020, terutama terkait keamanan dan mobilitas massa.

“Untuk menjaga keamanan dan ketertiban, kami akan berkoordinasi dengan jajaran polda dan polres solo raya,” kata Yuda.

Demi kelancaran pengamanan, Yuda melanjutkan, pihaknya perlu tahu tentang data jumlah peserta dan rundown kegiatannya. Ia meminta agar setiap bidang kepanitiaan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian.

“Setiap bidang perlu berkoordinasi  dengan kepolisian sesuai kapasitasnya,” imbuhnya

Khusus pembukaan dan penutupan, Yuda menyarankan, ada pembagian koordinator lapangan (korlap) karena nanti di lapangan akan diatur langsung oleh Paspampres.

“Akan butuh waktu lama untuk mensterilkan peserta di lapangan, karena itu, perlu koordinasi khusus antara pantia dengan kepolisian dan paspampres,” sambungnya.

Ketua PWM Jawa Tengah Tafsir mengatakan, peserta Muktamar Muhammadiyah diperkirakan enam ribu orang, ditambah dengan peserta pengembira sekitar satu juta lima ratus orang.

“Sebagai contoh, dari Garut saja ada 120 bus, belum lagi peserta dari Jawa Tengah yang merupakan warga Muhammadiyah terbanyak di Indonesia, yaitu 40%,” katanya.

Tafsir melanjutkan, pembukaan Muktamar akan ditempatkan di Manahan. Untuk memeriahkan pembukaan tersebut, panitia bekerjasama dengan Institute Seni Surakarta dalam mengkonsep acara.

“Pembukaan Muktamar akan digelar di Manahan yang akan dibuka oleh Presiden, dan penutupan akan digelar di Edutorium dan akan ditutup oleh Wakil Presiden,” katanya.

Menurutnya, setiap hari sabtu, panitia mengadakan rapat koordinasi, ketika semuanya sudah matang, maka akan dipersentasikan di depan instansi-instansi pemerintahan.

Sementara itu Bendahara PWM Jawa Tengah Masrukhi menambahkan, kepesertaan Muktamar Muhammadiyah berbasis IT, sehingga datanya akan sangat mudah untuk di akses.

“Siapa, dari mana dan seperti apa peserta Muktamar akan mudah diketahui,” kata Rektor Unimus tersebut.

Menurutnya, sebanyak tiga ribu kokam akan disiagakan untuk mendukung keamanan dan kenyamanan Muktamar Muhammadiyah. []

Reporter: Ilyas
Editor: M. Arif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here