Dikdasmen Muhammadiyah Jateng Buka Suara Kasus Bullying Siswa di SMP Muhammadiyah Purworejo

0

TabloidCermin.Com, Semarang – Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah memberikan tanggapan terkait kasus bullying siswa di SMP Muhammadiyah Butuh Kabupaten Purworejo yang viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Ketua Dikdasmen Iwan Junaedi mengatakan, secara umum kasus yang terjadi dilakukan anak-anak di bawah umur yang belum dewasa. Dengan demikian yang perlu dilakukan selanjutnya adalah para orang tua dan sekolah perlu lebih intens dalam mengawasi dan mendampingi anak anak, baik di sekolah maupun di rumah.

“Perlu pengawasan yang lebih intens terhadap anak-anak,” Katanya kepada tabloidcermin.com, Kamis (13/02/2020).

Iwan menjelaskan, persyarikatan Muhammadiyah dalam hal ini Majelis Dikdasmen, ikut prihatin dengan kejadian tersebut. Menurutnya, ini merupakan pelajaran yang berharga untuk terus berhati-hati dan waspada dalam membina siswa.

“Kami berharap dalam waktu dekat ada bantuan psikologi UMP Purworejo untuk mendampingi anak-anak semua,” katanya.

Iwan melanjutkan, sesungguhnya konsep pendidikan di Muhammadiyah sudah memenuhi semua unsur pengembangan pendidikan di Indonesia. Sehingga apa yang telah terjadi harus menjadi pelajaran bersama. Bagi Muhammadiyah, ke depan pihaknya akan lebih mengoptimalkan implementasi kurikulum ISMUBA yaitu Al Islam, dan Kemuhammadiyahan. []

Reporter: Ilyas
Editor: M. Arif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here