Pimpinan Daerah dan Dikdasmen Muhammadiyah Puworejo Keluarkan 8 Sikap Kasus Bullying Siswa

0

TabloidCermin.Com, Purworejo – Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purworejo dan Majelis Dikdasmen PDM Purworejo mengeluarkan pernyatakan sikap terkait video bullying salah satu siswa SMP Purworejo yang menyebar di media sosial beberapa waktu lalu.

Peryantaan sikap dikeluarkan melalui surat tertanggal 14 Februari 2020.

Pertama, menyatakan perihatin atas kejadian di SMP Muhammadiyah Butuh Purworejo sebagaimana disaksikan dalam video yang telah viral di media sosial

Kedua, peristiwa tersebut bukan menunjukkan karakter yang terbentuk di SMP Muhammadiyah Butuh, dikarenakan ketiga siswa tersebut merupakan siswa pindahan
yang baru masuk di kelas 8 dari sekolah lain

Ketiga, Bagi SMP Muhammadiyah Butuh yang telah berdiri sejak tahun 1989 dan telah melahirkan banyak alumni yang tersebar menjadi tokoh, peristiwa ini merupukan sesuatu yang tidak kita kehendaki.

Keempat, Dengan kejadian ini, kami bertekad untuk menata ulang dan merevitalisasi sekolah tersebut dengan pola baru, menjadi sekolah inklusi berbasis karakter dan ramah anak. Program ini akan bekerja sama dengan Program Studi Psikologi Fakultas lImu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo.

Kelima, Penyelesaian masalah ini diupayakan dengan tetap mengedepankan hak-hak perlindungan anak, mengingat pihak-pihak yang terlibat masih di bawah umur.

Keenam, Kami bersama Aisyiyah akan bekerja sama dengan berbagai pihak yang berkompeten melakukan pendampingan dalam upaya penanganan perlindungan
Perempuan dan Anak

Ketujuh, Muhammadiyah telah berkiprah dalam mendidik dan memajukan kehidupan bangsa di seluruh pelosok tanah air, sebagai bentuk peran kebangsaan yang konstruktif Muhammadiyah akan terus berkiprah dan menyadari setiap langkah membangun bangsa akan selalu ada masalah dan tantangan yang harus dihadapi dengan gigih, kerja keras dan bertanggung jawab, karenanya dukungan dan kerjasama dengan semua pihak terus dilakukan

Kedelapan, Kami menghimbau kepada semua pihak untuk menjadikan peristiwa ini sebagai momentum perbaikan pendidikan, karena pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara orang tua, pemerintah dan masyarakat. []

Reporter: Ilyas
Editor: M. Arif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here