Waspada Virus Corona, Ketua ICS Covid-19 Muhammadiyah Jateng Minta Masyarakat dan Takmir Masjid Lakukan Proteksi Dini

0
Ketua ICS Covid-19 Muhammadiyah Jawa Tengah Hasan Bayuni (foto/istimewa)

TabloidCermin.Com, Semarang – Berkaitan dengan merebaknya virus corona, Ketua ICS Covid-19 Muhammadiyah Jawa Tengah Hasan Bayuni meminta masyarakat tak perlu panik namun harus tetap waspada terhadap Corona.

Menurut Hasan, kewaspadaan diwujudkan dengan kesadaran memproteksi diri dengan membiasakan cuci tangan. Selain itu, mengikuti etika batuk dan bersin yang benar yaitu dengan menggunakan menutup mulut dan hidung menggunakan tisu dan buang ke tempat sampah atau menggunakan lengan baju.

“Jangan menutup mulut dan hidung dengan telapak tangan, karena telapak tangan menjadi salah satu media penularan yang efektif,” kata direktur RSI Muhammadiyah Sruweng tersebut, Minggu (15/3/2020).

Hasan mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dengan makan makanan bergizi, istirahat yang cukup dan konsumsi vitamin menjadi sangat penting.

“Bagi masyarakat yang merasakan demam, batuk dan pilek diharapkan tidak menghadiri kegiatan yang melibatkan pengumpulan masa, lakukan karantina diri selama dua minggu ke depan dengan lebih banyak berkegiatan di rumah, serta memeriksakan diri ke layanan kesehatan,” katanya kepada tabloidcermin.com.

Menurut Hasan, angka kesembuhan pada kasus Corona terbilang tinggi sehingga kita harus optimis. Sementara angka kematian pada kasus Corona karena disertai dengan penyakit yang sebelumnya juga di derita pasien, seperti diabetes yang tentu akan menyulitkan penyembuhan karena pasa kasus Corona bisa menyebabkan infeksi ringan sampai berat pada paru-paru (pneumonia).

“Pada pasien yang juga menderita diabetes tentu penyembuhannya menjadi lebih sulit,” katanya.

Khusus bagi takmir masjid, Hasan mengajak untuk bersama-sama menjaga masjid aman dari Corona dengan menggulung karpet, rutin melakukan pembersihan lantai dengan cairan pembersih lantai minimal 3-5 kali sehari, menyedian hand sanitizer atau sabun cuci tangan serta mengawal kepatuhan jamaah untuk cuci tangan sebelum dan sesudah aktifitas di masjid. Kepada jamaah yang akan melaksanakan shalat, Hasan meminta agar membawa sajadah dari rumah.

Hand sanitizer juga perlu disediakan jika ada kegiatan kajian yang melibatkan banyak jamaah dan tidak bisa dibatalkan, selain pengawasan suhu tubuh dengan termometer,” ujar Hasan. []

Reporter: Ilyas
Editor: M. Arif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here