Gerakan Sederhana, IMM Jateng Bagikan Seribu Takjil Untuk Driver Ojol dan Tukang Becak

0

TabloidCermin.Com, Pekalongan РCorona Virus Disease 2019 (Covid 19) tidak hanya berdampak pada mereka yang positif dan sedang dalam perawatan, tetapi juga berdampak luas terhadap masyarakat. Salah satu pihak yang cukup merasakan dampak wabah menular itu adalah Driver Ojek Online (Ojol) dan tukang becak.

Di tengah seruan untuk tinggal di rumah (stay at home), mereka harus tetap keluar rumah demi menghidupi keluarga. Meski penghasilan yang merekadapat turun secara drastis.

Berkaitan dengan hal tersebut Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah malakukan langkah sederhana melalui gerakan seribu takjil untuk driver ojol dan tukang becak. Gerakan dilakukan sebagai bentuk kepedulian IMM Jateng terhadap kondisi kebangsaan saat ini.

“Gerakan ini juga dalam rangka menyemarakkan bulan suci ramadlan di tengah wabah pandemi covid 19,” ujar Badrun, Ketua IMM Jateng.

Pembagian seribu Takjil oleh IMM Jateng dilakukan di Kota Pekalongan. Tepatnya di beberapa titik pangkalan driver ojol dan tukang becak, yakni di sekitar Kampus STIE Muhammadiyah, Alun-alun Mataran, Alun-alun Jetayu, Mapolresta, Kompleks pasar Borobudur, dan Pasar Sorogenen, pada 9 Mei 2020.

“Insyaallah kegiatan ini akan terus jalan hingga akhir ramadhan. Kegiatan direncanakan juga akan dilakukan di tempat lain, yakni di Karesidenan Semarang dan Solo Raya. Kita start dari Karesidenan Pekalongan dulu,” papar Badrun di sela-sela kegiatan.

Badrun menilai, kegiatan sederhana tersebut sangat bermakna dan bermanfaat untuk masyarakat. Terutama di tengah musibah yang melanda saat ini. Substansi dari kegiatan gerakan seribu takjil menurut Badrun adalah bentuk kepedulian dan gambaran sifat gotong royong antar sesama. Selain itu, juga momentum untuk beramal saleh di bulan suci.

“Dalam menghadapi corona diperlukan gotong royong sebagai sebuah kekuatan besar dan jati diri bangsa Indonesia,” tandasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Badrun berharap terus lahir gerakan-gerakan kepedulian lainnya seraya terus berupaya dan berdo’a agar pandemi segera usai. []

Reporter: Yayas
Editor: M. Arif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here