Kokam Pekalongan Buka Posko Darurat untuk Masyarakat Korban Banjir Rob

0

TabloidCermin.Com, Pekalongan – Banjir rob yang melanda daerah pesisir Kota Pekalongan, Jawa Tengah, kali ini adalah yang terbesar selama kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Daerah yang paling parah di wilayah Slamaran, Kelurahan Krapyak, Pekalongan Utara.
Di wilayah Slamaran, hampir sebagian besar rumah rumah warga terendam air dengan ketinggian antara 30-50 cm.

Untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Kota Pekalongan membuka Posko Darurat di Masjid Al Huda Krapyak Kota Pekalongan. Posko dibuka selama 24 jam dengan konsentrasi membantu evakuasi warga dan juga dapur umum dalam membantu menyediakan makanan siap santap. Selama 3 hari sejak Rabu (2/5/2020) sudah hampir 1200 bungkus nasi dan lauk siap santap dibagikan kepada warga terdampak.

KOKAM Kota Pekalongan mengerahkan seluruh anggota dan dibantu relawan Muhammadiyah lainnya. Untuk menopang kebutuhan logistik di support dari PCM Pekalongan Timur dan PCM Krapyak serta donatur.
Menurut Komandan KOKAM Kota Pekalongan Maulidin El Islami, KOKAM dapat senantiasa hadir dalam setiap kejadian bencana di Kota Pekalongan.

“Misalnya kami membantu pada saat banjir besar medio Januari tahun ini. Pada saat bencana wabah Covid-19 kami juga berkontribusi membantu masyarakat terdampak yang berbasis masjid Muhammadiyah dengan membagikan paket sembako. Kali ini dalam bencana banjir rob semua anggota kami kerahkan secara terjadwal untuk membantu umat, “ katanya.

Terpisah, Ketua PDPM Pekalongan Timur Cholif menyampaikan, posko akan terus dibuka sampai kondisi dinilai cukup aman. Lebih lanjut Cholif juga menyampaikan bahwa kendala yang dihadapi adalah minimnya peralatan taktikal seperti perahu karet yang diperlukan untuk membantu distribusi logistik dari posko ke rumah rumah warga terdampak. []

Reporter: Fawaid
Editor: M. Arif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here