Khasiat Pangan Sehat Lokal di Masa Pandemi Covid-19

0
Guru Besar Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Elfi Anis Saati. (foto/istimewa).

TabloidCermin.Com – Pandemi Covid-19 telah banyak merubah pola kehidupan masyarakat, termasuk pola memilih bahan konsumsi untuk perbaikan gizi keluarga.

Guru Besar Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Elfi Anis Saati punya formulasi khusus untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terjangkit Covid-19. Salah satunya dengan pangan sehat lokal. Menurutnya, kondisi saat ini menyadarkan orang-orang sebagai bangsa agraris yang punya pangan lokal unggul dengan kekayaan hayati yang melimpah untuk memanfaatkan secara maksimal.

“Semua kekuatan bangsa, keluarga dan hubungan sesama harus melakukan evaluasi segera dan adaptasi yang cepat,” ungkap Kepala Laboratarium Sentral UMM ini, seperti dikutip dari Muhammadiyah.or.id.

Elfi mengatakan, pandemi Covid-10 ini perlu disikapi dengan tindakan yang cerdas dan tepat. Antara lain menjaga keimanan (keyakinan pertolongan Allah, Tuhan YME) dan mengasah ke-ilmuan (percaya kepada orang yang ahli dibidangnya). Berikutnya adalah mendukung kesejahteraan bersama.

“Saat menghadapi Covid-19 ini, dalam keluarga dilakukan upaya perbaikan gizi keluarga melalui pemanfaatan pekarangan, juga membangun rantai pasok pangan (suppy chain) yang baik dengan tetangga, komunitas dan jejaring yang dimiliki seperti petani, petambak, UKM, pengusaha lainnya, jelas Elfi.

Sikap berikutnya adalan sikap berkeadilan, yakni membantu bagaimana akses kemudahan pangan diperoleh semua lapisan masyarakat. Tidak ada penimbunan, pemerataan distribusi antar wilayah bahkan pembagian pangan setiap anggota keluarga, sesuai dengan kebutuhan gizi seimbang.

“Tips menghadapi pandemi Covid-19 yang belum menemukan obat dan vaksinnya ini diperlukan pertimbangan memilih dan konsumsi pangan yang cerdas, yaitu halal, thoyib dan terjangkau,” katanya.

Menurut Elfi, tindakan mencegah (preventif) menjadi pilihan tepat dan lebih baik daripada mengobati serta dengan mengikuti himbauan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA), Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Dengan demikian, infeksi Covid-19 tidak akan terjadi.

Dia juga menyarankan agar memperbanyak mengkonsumsi pangan, makanan minuman yang dapat mencegah penyakit serta meningkatkan daya tahan/imunitas tubuh. Menurutnya, bahan pangan segar dan olahan yang mengandung protein (kelor), Vitamin C (jeruk), Vitamin A (buah-sayuran), Vitamin B, Vitamin D, Mineral seperti Fe, Se, Zink, K, Mgdapat  membantu metabolisme tubuh, mencegah infeksi mikrobia (virus dan lainnya).

“Jamu tradisional (rempah-rempah), pangan fungsional dan suplemen yang mengandung bioaktif tersebut sedang banyak yang membutuhkan. Pangan sehat yang mengandung prebiotik (serat, inulin) dan probiotik juga bisa andil membantu daya tahan tubuh yang mengkonsumsinya,” paparnya seperti dikutip dari Muhammadiyah.or.id. []

Editor: M. Arif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here