Lazismu Batang dan Puskesmas Bawang Komitmen Berantas TB MDR

0
Zaeni, salah satu pasien TB-MDR yang rutin berobat di Puskesmas Bawang (foto/istimewa).

TabloidCermin.Com, Batang – Lazismu Batang melalui Kantor Layanan Bawang dan Puskesmas Bawang bekerja sama dalam membantu pasien TB-MDR (Multi Drug Resistant). Bantuan yang disalurkan berupa asupan nutrisi bagi penderita TB MDR yang di berikan setiap 2 Minggu sekali secara rutin bagi keluarga yang secara ekonomi tidak mampu.

Hal ini dirasai perlu karena masih banyak penderita TB-MDR yang kekurangan nutrisi karena tingginya harga kebutuhan pokok makanan. Sementara proses pengobatan harus di imbangi dengan konsumsi nutrisi yang cukup mengingat obat yang di minum memiliki efek samping yang cukup berat setiap harinya.

Salah satu pasien yang mendapat bantuan adalah Bapak Zaeni. Ia adalah pasien TB-MDR yang rutin berobat di Puskesmas Bawang. Kondisinya memprihatinkan, tinggal bersama istri dan anaknya yang masih sekolah, dan merupakan tulang punggung keluarga.

Kepala Kantor Layanan Lazismu Bawang Yugaro May Arisandhe mengatakan, pemberian nutrisi ini untuk meringankan beban keluarga dan wujud aksi nyata Lazismu dalam memberantas TB.

“Proses penyembuhan pasien TB MDR ini kan tidak hanya obat namun juga perlu asupan nutrisi, jadi kami bantu untuk pemenuhan nutrisinya,” ujar Sandhe.

Dalam pemberian asupan nutrisi ini Lazismu Batang bekerjasama dengan Puskesmas Bawang. “Kalau mau ketemu dengan pasien TB ini kan perlu prosedur khusus agar bisa meminimalisir penyebaran, jadi kita bekerjasama dengan Puskesmas Bawang, nantinya petugas puskesmas yang memberikan asupan nutrisinya ke Bapak Zaeni secara langsung,” terangnya.

Tak hanya pemberian nutrisi, Lazismu Batang juga menyediakan mobil layanan untuk kontrol kesehatanya sebulan sekali di RSU Budi Rahayu Pekalongan.

Yoman Hanif Satria selaku Patient supporter (PS) TB Care Aisyiyah mengatakan bahwa pasien pengobatan TB MDR membutuhkan waktu pengobatan 2 tahun.

“TB MDR ini membutuhkan waktu pengobatan 2 tahun dimana mengharuskan pasien mnum obat setiap hari total 20 butir obat, dan juga mengharuskan di suntik setiap hari selama 8 bulan, obat MDR ini menimbulkan bnyak efek samping pada pasien, menjadikan pasien lemas dan tidak bisa beraktifitas.” Jelas Yoman. []

Reporter: Fawaid/Irfanfam
Editor: M. Arif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here