Meningkatkan Keaktifan Siswa dalam Pembelajaran Daring Melalui Media Google Form dan Google Meet

0

Oleh Nikmatul Hasanah*

TabloidCermin.Com – Dewasa ini, pendidikan di Indonesia selalu berkembang sesuai dengan kemajuan teknologi. Pendidikan yang baik memang harus dijalankan dengan pembelajaran berbasis teknologi. Akan tetapi, semua itu tentu akan berjalan dengan baik apabila adanya hubungan dua arah antara pengajar dan siswa. Adanya komunikasi yang interaktif tentu akan menjadikan suatu pembelajaran akan lebih bermakna.

Pandemi Covid 19 memberikan persoalan yang cukup pelik diberbagai sektor, salah satunya adalah disektor pendidikan, pasalnya, proses belajar mengajar menjadi terganggu, yang tadinya kegiatan belajar mengajar dilakukan secara langsung, pada masa pandemi kegiatan belajar mengajar diganti denganpembelajaran jarak jauh atau daring.

Dampak yang dihasilkan dari permasalahan ini mempengaruhi kualitas pendidikan yang sedang berjalan. Tak hanya itu, efeknya juga disinyalir akan berdampak pada arah kebijakan pendidikan Indonesia beberapa tahun ke depan. Terlebih kami sebagai seorang pendidik yang bergelut secara langsung menjadi tantangan tersendiri karena harus bisa menciptakan sebuah pembelajaran yang inovatif, kreatif, menyenangkan dan tidak membosankan untuk peserta didik, untuk itu seorang pendidik harus bisa menguasai dan mencapai dunia digital yang sama atau bahkan lebih dari para siswa.

Peran guru saat ini telah berubah tidak hanya sekedar memberikan informasi semata tetapi juga sebagai fasilitator penafsir pengetahuan, dimana harus mengajarkan pemikiran kritis, membimbing siswa dalam berkarier yang akan melibatkan banyak perubahan arah dan penekanan di dunia kerja. Bila seorang guru dapat meningkatkan literasi digitalnya maka dapat membuka semesta pengetahuan bagi siswanya. Penggunaan digital akan jauh lebih berdampak baik dari pada kata-kata tertulis yang kadang kurang bermakna.

Salah satu alternatif pembelajaran jarak jauh yang digunakan untuk mengurangi kebosanan adalah dengan menggunakan berbagai aplikasi yang telah dimodifikasi dan dikolaborasi tetapi tidak memberatkan siswa. Rencana pembelajaran sedemikian rupa agar metode yang digunakan tepat dan dipahami oleh peserta didik untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, harus tetap fokus pada pendidikan karakter. Hal ini dikarenakan bahwa pendidikan bukan hanya transfer of knowladge tetapi juga transfer of value yang mana peran guru sangat dibutuhkan dan tidak dapat digantikan dengan teknologi secanggih apapun.

Kognitif, afektif dan psikomotor adalah kegiatan utama dari keseluruhan proses belajar di sekolah yang bertujuan untuk menghasilkan perubahan tingkah laku. Keaktifan belajar, partisipasi dan komunikasi interaktif antara guru dan peserta didik merupakan aktivitas belajar yang dirancang sedemikian rupa sehingga menghasilkan pembelajaran yang ditentukan. Semakin tinggi penguasaan materi dan pemahaman konsep, maka semakin tinggi pula keberhasilan dalam proses pembelajaran.

Keberhasilan pembelajaran adalah model dan media pembelajaran yang dilakukan oleh seorang guru. Seorang guru harus memahami model-model pembelajaran yang nantinya akan digunakan untuk proses kegiatan belajar mengajar yang interaktif dan menyenangkan. Untuk media pembelajaran sendiri digunakan untuk menjelaskan penyajian pesan dan informasi sehingga dapat memperjelas dan meningkatkan proses hasil belajar. Media pembelajaran yang digunakan adalah media yang dapat menggugah perhatian siswa sehingga dapat menimbulkan motivasi belajar yang berdampak pada keaktifan dan hasil belajar.

Revolusi Industri 4.0 memegang peranan penting dalam dunia pendidikan khususnya menumbuh kembangkan potensi yang ada pada diri manusia itu sendiri melalui pembelajaran dengan menggunakan teknologi yang canggih pada masa sekarang ini. Hal itu sesuai dengan Undang-Undang sistem pendidikan nasional pasal 3 tentang fungsi dan tujuan pendidikan nasional yang berbunyi “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak dan peradaban bangsa yang bermanfaat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan Nasional juga bertujuan untuk mengembangkan potensi siswa agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlaq mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab”. Peningkatan mutu pendidikan di Indonesia menjawab tantangan revolusi industri 4.0 di mana seorang guru harus berinovasi dalam penggunaan media pembelajaran sehingga pernyataan inilah yang menjadi tujuan untuk mendasari peningkatan mutu pendidikan di Indonesia, sehingga dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa.

Pembelajaran jarak jauh menjadi tantangan bagi guru untuk tetap dapat menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, menarik, dan aktif. Google form dan google meet merupakan media pembelajaran yang menarik untuk meningkatkan keaktifan siswa, media tersebut bisa digunakan menggunakan smartphone ataupun laptop.

Google Form yang dikolaborasikan dengan Google Meet sebagai alat untuk menilai evaluasi dan meningkatkan keaktifan belajar siswa pada materi pelajaran mengelola dokumen dana kas kecil. Google Form adalah layanan dari Google yang memungkinkan untuk membuat survei, tanya jawab, absen siswa, tempat pengumpulan tugas dengan fitur formulir online yang bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan. Sedangkan Google Meet adalah produk dari Google yang merupakan layanan komunikasi video virtual yang dikembangkan oleh Google, dalam penggunaan google meet, peneliti menggunakannya untuk kegiatan belajar mengajar, diskusi dan sebagai wadah untuk siswa mengapresiasikan apa yang menjadi gagasan dan ide kreatifnya. Jadi penggunaan google form yang dikolaborasikan dengan google meet bisa mendapatkan jawaban secara langsung dalam pembelajaran tersebut karena antara guru dan siswa bisa bertatap muka.

Dengan penggunaan google form dan google meet ini diharapkan bisa meningkatan keaktifan belajar karena siswa mengerjakan soal pemahaman materi secara online sehinga tidak ada penundaan pengerjaan tugas.

Pengertian Penelitian Tindakan Kelas
Memperbaiki proses belajar mengajar guna meningkatkan hasil belajar yang lebih baik dari sebelumnya, yaitu dengan menggunakan media atau metode pembelajaran yang berbeda. Indikator keberhasilan proses belajar mengajar yang terjadi pada siswa merupakan hasil implementasi program sekolah dengan tujuan dapat mengubah perilaku belajar siswa dan mengubah perilaku mengajar seorang guru yang profesional dalam menangani proses pembelajaran.

Google form adalah layanan yang meliputi survei, tanya jawab dengan fitur formulir daring yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna google. Jadi bisa mendapatkan jawaban secara langsung dari audiens yang mengikuti survei. Google Form dapat digunakan untuk membuat pertanyaan berupa kuisioner, formulir, pengumpulan data dan informasi beserta jawabannya, hanya dengan memiliki akun google saja.

Setelah kita memiliki akun google maka dengan mudah kita menggunakan google form yaitu tinggal masuk ke fitur drive kemudian klik google formulir, secara otomatis akan muncul tampilan untuk pertanyaan dan kita sebagai pengguna bisa menentukan jenis pertanyaan yang akan digunakan dan bisa menentukan poinnya secara langsung, selain itu kita bisa mengaturnya untuk pengerjaan soal yang sudah dibuat di google form. Adapun jenis-jenis pertanyaan yang tersedia dalam Google Form adalah:Jawaban singkat, Paragraf, Pilihan ganda, Kotak centang, Tarik-turun
Skala linier Pilihan ganda, Tanggal, dan Waktu

Google Meet merupakan layanan komunikasi video yang dikembangkan oleh Google yang digunakan secara virtual dan sangat mudah oleh pengguna. Aplikasi ini adalah salah satu dari 2 aplikasi yang merupakan versi baru dari versi terdahulunya yaitu Google Hangouts dan Google Chat.Pihak Google sendiri telah menghentikan versi klasik Google Hangouts pada Oktober 2019 silam.
Dilansir dari Software Advice, perangkat lunak ini merupakan sebuah aplikasi konferensi percakapan video secara online. Ini adalah versi lain dari Google Hangouts yang dikhususkan untuk bisnis atau pembelajaran dari semua ukuran. Google Meet memungkinkan pengguna untuk melakukan panggilan video dengan 30 pengguna lainnya per pertemuan. Dengan kata lain, Google Meet bisa menjadi media alternatif untuk bersosialisasi dengan rekan kantor atau bahkan melakukan pembelajaran secara daring pada masa pandemi seperti sekarang ini.

Keunggulan Google Meet adalah penciptaan dan pembaruan Google Meet yang jauh lebih menarik dan menawarkan fitur- fitur terbaik dibandingkan dari pendahulunya Google Hangouts klasik, inilah keunggulan yang ditawarkan Google Meet : 1) Membantu para pekerja dan karyawan untuk tetap melakukan rapat dimana saja mereka berada dengan menggunakan video call, 2) Interface atau antarmuka yang unik dan fungsional dengan ukuran ringan serta cepat, mengedepankan pengelolaan yang efisien, mudah guna (user friendly) yang dapat diikuti semua pesertanya, 3) Pengguna dapat mengundang peserta rapat dan berbagi fitur. Karena dalam kondisi seperti sekarang ini salah satu aplikasi yang dapat digunakan untuk pembelajaran jarak jauh adalah dengan menggunakan google meet dimana aplikasi ini tidak memberatkan siswa, antara guru dan siswa bisa bertatap muka walaupun secara virtual dan guru bisa memantau perkembangan karakter siswa, aplikasi ini bisa dikolaborasikan penggunaannya dengan google form, dimana peran google form digunakan untuk mengukur ketercapaian hasil belajar siswa selama pembelajaran jarak jauh.

Penggunaan Google form ini dapat dimodifikasi lagi dengan tambahan form limiter atau timer pada saat pengerjaan tugas, jadi jika siswa terlambat mengerjakan tugas secara otomatis google form ini tidak dapat dibuka lagi, jalan satu-satu nya adalah siswa menghubungi secara langsung guru yang bersangkutan, dari situlah guru dapat menilai karakter siswa dengan kedisiplinan dan tanggung jawabnya. []

Nikmatul Khasanah, S.Pd, Guru SMK Muhammadiyah Bligo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here